AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Dua Pasien Omicron di RI Meninggal Dunia, Ini Enam Faktanya

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Minggu, 23 Januari 2022 07:00 WIB
Indonesia melaporkan dua kasus kematian pasien Covid-19 terkonfirmasi Omicron.
Dua Pasien Omicron di RI Meninggal Dunia, Ini Enam Faktanya (FOTO:MNC Media)
Dua Pasien Omicron di RI Meninggal Dunia, Ini Enam Faktanya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kabar duka datang menyelimuti Indonesia, pada Sabtu 22 Januari 2022. Indonesia melaporkan dua kasus kematian pasien Covid-19 terkonfirmasi Omicron

Informasi ini diungkap kepada publik oleh Kementerian Kesehatan RI, melalui situs laman resminya dan juga berbagai platform media sosialnya pada Sabtu malam.  

Apa saja fakta-fakta seputar kasus kematian dua pasien terkonfirmasi Omicron di Indonesia ini? Merangkum keterangan dari Kementerian Kesehatan RI, Sabtu (22/1/2022) berikut ulasan singkat fakta-faktanya di bawah ini. 

1.      Kasus kematian pertama: Dalam siaran media resminya, Kemenkes menyatakan dua angka kasus kematian ini menjadi pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat Omicron. 

2.      Berbeda transmisi: Juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menyebutkan dua pasien positif Omicron yang meninggal, berbeda transmisi. “Satu kasus merupakan transmisi lokal, satu lagi merupakan pelaku Perjalanan Luar Negeri,” ujar dr. Siti Nadia, Sabtu (22/1/2022). 

3.      Meninggal di rumah sakit berbeda: Dari keterangan dr. Nadia, pasien positif Omicron transmisi lokal meninggal di RS Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan. Sedangkan pasien positif Omicron yang adalah pelaku perjalanan luar negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. 

4.      Pasien komorbid: Dua orang pasien positif yang meninggal diketahui sama-sama punya penyakit penyerta. Menurut dr. Siti Nadia, komorbid yang dimiliki pasien adalah Diabetes Melitus dan Hipertensi. 

5.      Usia pasien: Diungkap dr. Siti Nadia, pasien yang pelaku perjalanan luar negeri  berusia 54 tahun alias belum termasuk orang lanjut usia (lansia). Sementara pasien transmisi lokal berumur 64 tahun. 

6.      Pasien belum vaksin: Satu dari dua pasien Omicron yang meninggal, ternyata belum divaksin Covid-19. "Pasien transmisi lokal dipastikan belum menerima suntikan vaksin Covid-19," tambah dr. Siti Nadia.

 (SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD