AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes Gencarkan 3T di Jawa dan Bali

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Minggu, 23 Januari 2022 08:32 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menggencarkan Testing, Tracing, dan Treatment (3T) di Jawa dan Bali.
Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes Gencarkan 3T di Jawa dan Bali (FOTO:MNC Media)
Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes Gencarkan 3T di Jawa dan Bali (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kemarin, Sabtu (22/1/2022), kasus Covid-19 di Tanah Air bertambah 3.205 dan tercatat dua kasus meninggal dunia akibat varian Omicron

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menggencarkan Testing, Tracing, dan Treatment (3T) di Jawa dan Bali

Juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam antisipasi penyebaran Omicron di Indonesia, mulai dari menggencarkan 3T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali. 

"Peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan COVID-19 di rumah sakit," ucap Nadia dalam keterangan resminya dikutip, Minggu (23/1/2022). 

Yang terbaru, Kemenkes juga telah mengeluarkan aturan baru untuk penanganan konfirmasi Omicron di Indonesia, yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022. 

“Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan COVID-19, dimana untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit, sementara tanpa gejala hingga ringan, difokuskan untuk Isolasi mandiri dan Isolasi Terpusat," jelasnya. 

Lebih lanjut, Nadia menambahkan kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi tersebut. 

“Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat Tangerang Selatan dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara," ujarnya. "Kedua pasien tersebut memiliki komorbid," tambahnya. 

Sebagai informasi, berdasarkan data (22/1) tercatat 3.205 penambahan kasus baru COVID-19, 627 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal akibat terpapar COVID-19. Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia. Dimana sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD