AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Dukung Penyelenggaraan Umrah, Kemenkes Siapkan Alternatif Data PeduliLindungi dengan Aplikasi Saudi

ECONOMICS
Widya Michella
Selasa, 12 Oktober 2021 18:14 WIB
Kemenkes akan menyediakan fasilitas website tertentu bagi publik untuk dapat mengakses data sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi
Dukung Penyelenggaraan Umrah, Kemenkes Siapkan Alternatif Data PeduliLindungi dengan Aplikasi Saudi (FOTO:MNC Media)
Dukung Penyelenggaraan Umrah, Kemenkes Siapkan Alternatif Data PeduliLindungi dengan Aplikasi Saudi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah membuka data pada aplikasi PeduliLindungi dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah umrah 1443H. 

Hal tersebut terkait dengan skema akses data jemaah umrah pada aplikasi PeduliLindungi, agar dapat dibaca oleh otoritas Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. 

"Kemenkes akan menyediakan fasilitas website tertentu bagi publik untuk dapat mengakses data sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi, saat QR Code dilakukan scanning,”jelas Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa,(12/10/2021). 

Dalam hal ini, Kemenkes juga menyiapkan dua skema alternatif soal akses data yaitu: pertama, QR Code dicetak manual dan dibawa masing-masing jemaah. Kedua, QR code dimasukkan dalam aplikasi Siskopatuh dan akan dicetak pada kartu identitas jemaah umrah.  

Kedua alternatif dilakukan untuk memudahkan pembacaan data saat di-scan oleh otoritas Arab Saudi saat kedatangan di bandara Arab Saudi. “Dua skema ini akan kita matangkan untuk bisa memberikan layanan terbaik kepada jemaah dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi ini,”ucapnya. 

Ia pun mengatakan saat ini Kemenkes RI juga tengah berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait integrasi data PeduliLindungi dengan aplikasi Tawakalna.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD