Sementara itu, impor sedikit meningkat 0,1 persen secara kuartalan.
Pengeluaran konsumsi akhir naik 0,4 persen didukung oleh peningkatan 1,1 persen dalam pengeluaran pemerintah, sementara konsumsi rumah tangga tidak berubah dari kuartal sebelumnya.
Pembentukan modal tetap bruto turun 1,5 persen, dengan investasi pada mesin dan peralatan turun 1,2 persen dan investasi konstruksi turun 2,5 persen, sebagian karena cuaca dingin pada Januari dan Februari.
Secara tahunan, PDB tumbuh 0,4 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, melebihi perkiraan awal sebesar 0,3 persen. (Wahyu Dwi Anggoro)