AALI
8850
ABBA
234
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
625
ACST
198
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
755
ADMF
8525
ADMG
167
ADRO
3890
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
101
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1305
AKSI
324
ALDO
700
ALKA
296
ALMI
396
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.99
-1.28%
-6.92
IHSG
7088.98
-1.25%
-89.60
LQ45
1012.98
-1.23%
-12.65
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Ekspor Tembus USD6,08 Miliar, Industri Tekstil (TPT) Sumbang 5,51 Persen

ECONOMICS
Ikhsan Permana SP/MPI
Sabtu, 13 Agustus 2022 18:03 WIB
Kemenperin telah menginisiasi langkah strategis berupa program substitusi impor 35% tahun 2022 untuk mendorong peningkatan utilisasi industri existing
Ekspor Tembus USD6,08 Miliar, Industri Tekstil (TPT) Sumbang 5,51 Persen (FOTO:MNC Media)
Ekspor Tembus USD6,08 Miliar, Industri Tekstil (TPT) Sumbang 5,51 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dinilai menjadi salah satu sektor yang beperan penting dalam menopang perekonomian nasional.

Bahkan, sektor ini berpotensi menyerap tenaga kerja hingga 3,6 juta orang dan berkontribusi sebesar 6,38 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. 

Oleh karenanya, industri TPT termasuk sektor yang mendapat prioritas pengembangan berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Sampai dengan Juni 2022, industri TPT tetap menjadi komoditas andalan ekspor kita dengan nilai yang menembus hingga USD6,08 miliar atau berkontribusi 5,51 persen terhadap total ekspor nasional,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan pers, Sabtu (14/8/2022).

Meskipun di tengah tekanan global dan dampak pandemi, Menperin mengaku optimis bahwa industri TPT akan terus agresif memperluas pasar ekspornya, dengan target capaian sebesar USD13 miliar sampai dengan USD14 miliar sepanjang tahun 2022.

“Kinerja industri TPT juga diharapkan tetap tinggi, terutama didorong oleh pertumbuhan pesat penjualan melalui platform e-commerce serta kesadaran konsumen akan prinsip-prinsip sustainability pada proses produksi tekstil seiring dengan komitmen penurunan karbon dan konsumsi air dalam proses produksinya,” ungkapnya.

Dari sisi komoditas, pihaknya akan mendorong prinsip sustainability dengan penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan serta penerapan prinsip circular economy.

“Adanya Making Indonesia 4.0 akan mendorong transformasi industritekstil bisa lebih berdaya saing dan berinovasi tinggi sehingga dapat bersaing dan menjawab permintaan pasar global,” imbuhnya.

Agus menjelaskan, dalam upaya mempercepat implementasi industri 4.0, industri TPT diharapkan dapat memanfaatkan beberapa teknologi kunci untuk memenangkan persaingan global, antara lain artificial intelligence, novel fabrics, Internet of things (IoT), Rapid Data Analysis for Quick Adaptation, mobile commerce, virtual and augmented reality (VR), online vector editors, 3D printing, blockchain dan sustainability.

Kemenperin telah menginisiasi langkah strategis berupa program substitusi impor 35% tahun 2022 untuk mendorong peningkatan utilisasi industri existing, sekaligus peningkatan investasi di Indonesia, baik investasi baru maupun perluasan.

Kemenperin juga mengaku telah melaksanakan program restrukturisasi mesin/peralatan pada industri penyempurnaan kain dan industri pencetakan kain sesuai Peraturan Menteri Perindustrian No. 18 Tahun 2021. 

“Upaya ini telah terbukti meningkatkan kapasitas produksi sebesar 21,75%, peningkatan realisasi produksi 21,22%, efisiensi energi sebesar 11,86%, serta peningkatan volume penjualan baik dalam negeri maupun ekspor sebesar 6,65%,” terang Agus.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD