sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ESDM Ungkap Kesiapan Pasokan Listrik dan BBM Selama Idulfitri 2026

Economics editor Nia Deviyana
13/03/2026 16:55 WIB
ESDM memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang periode libur Idulfitri 2026. 
ESDM Ungkap Kesiapan Pasokan Listrik dan BBM Selama Idulfitri 2026. Foto: iNews Media Group.
ESDM Ungkap Kesiapan Pasokan Listrik dan BBM Selama Idulfitri 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang periode libur Idulfitri 2026

Ketua Satuan Tugas Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati menegaskan pemerintah memastikan kecukupan pasokan energi selama periode hari raya. 

"Untuk pasokan listrik, pada saat Idulfitri nanti diperkirakan beban puncaknya akan mencapai 31.000 MW, sedangkan daya mampu pasoknya adalah 51.000 MW, sehingga terdapat cadangan sebesar 16.000 MW, dan itu adalah 48 persen dari keseluruhan pasokan," ujar Erika di Indramayu, Kamis (12/3/2026).

Sementara itu, sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali) sebagai tulang punggung pasokan listrik nasional juga berada dalam kondisi normal dan andal. Berdasarkan aliran daya sistem Jamali, beban puncak siang tercatat sekitar 34.377 MW dan beban puncak malam sekitar 34.308 MW.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik, PT PLN (Persero) juga menyiapkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di jalur Trans Sumatra-Jawa-Bali. Sebanyak 1.681 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersedia di 994 lokasi dengan dukungan lebih dari 5.000 petugas yang bersiaga selama 24 jam. 

Selain itu, di jalur Trans Sumatra-Jawa-Bali (Jamali) disiapkan pula 15 unit SPKLU mobile untuk mengantisipasi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di titik-titik dengan mobilitas tinggi.

Dari sisi kesiapan operasional, PLN juga menyiagakan sekitar 72.053 personel serta berbagai peralatan pendukung seperti posko siaga, genset, uninterruptible power supply (UPS), unit gardu bergerak (UGB), hingga mobil crane yang tersebar di berbagai wilayah operasional.

Selain listrik, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga selama periode mudik dan perayaan Idulfitri melalui peningkatan cadangan serta koordinasi dengan badan usaha penugasan.

"Demikian juga dengan pasokan BBM. Cadangan BBM terus ditingkatkan oleh pemerintah dan juga dengan bagi usaha penugasan. Posisi per hari ini untuk cadangan bensin itu mencapai 25 hari, dan bahkan untuk produk-produk tertentu seperti Pertadex itu, cadangannya mencapai 45 hari, dan untuk Aftur yang dibutuhkan oleh masyarakat mencapai 37 hari," kata Erika.

Erika menegaskan bahwa dengan kondisi cadangan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama periode mudik dan perayaan Idulfitri. 

"Pemerintah terus berupaya memastikan pasokan energi, baik listrik maupun BBM, tersedia secara aman dan andal sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan lancar," ujarnya.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement