sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ESDM Ungkap Nasib Kapal Tanker Pertamina Usai Pembukaan Selat Hormuz

Economics editor Nia Deviyana
18/04/2026 17:53 WIB
ESDM buka suara terkait nasib kapal tanker milik Pertamina yang sebelumnya tertahan di Kawasan Selat Hormuz, seiring dengan pembukaan kembali jalur tersebut.
ESDM Ungkap Nasib Kapal Tanker Pertamina Usai Pembukaan Selat Hormuz. Foto: AP.
ESDM Ungkap Nasib Kapal Tanker Pertamina Usai Pembukaan Selat Hormuz. Foto: AP.

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait nasib kapal tanker milik Pertamina yang sebelumnya tertahan di Kawasan Selat Hormuz, seiring dengan pembukaan kembali jalur tersebut.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan pihaknya terus berupaya dan berkoordinasi agar kedua kapal dapat segera melintas.

"Seperti yang kita ketahui pemerintah terus melakukan upaya negosiasi agar kapal milik Indonesia bisa melintas. Dan sebelumnya sudah ada sinyal positif dari pemerintah Iran terkait hal ini. Kita berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal seiring dengan dibukanya jalur tersebut," kata Anggia dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).

Di sisi lain, pemerintah menyambut positif pengumuman Pemerintah Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.

Pembukaan jalur strategis tersebut menjadi sinyal kuat meredanya ketegangan geopolitik global serta memberikan optimisme terhadap stabilisasi pasokan energi dunia, tak terkecuali dalam negeri.

"Pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan perkembangan yang sangat positif bagi stabilitas pasokan energi global, termasuk Indonesia. Ini memberikan kepastian terhadap jalur distribusi energi yang sebelumnya sempat terganggu akibat dinamika geopolitik," ujar Anggia.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemerintah sejak awal telah mengantisipasi berbagai skenario gangguan pasokan global, termasuk melalui penguatan stok nasional dan diversifikasi sumber energi.

"Pemerintah memastikan bahwa ketahanan energi nasional tetap terjaga selama periode ketidakpastian kemarin. Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz, tekanan terhadap rantai pasok global mulai mereda, termasuk terhadap pergerakan harga minyak dunia yang menunjukkan tren penurunan," kata Anggia.

Sebelumnya, pihak otoritas resmi Iran telah mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyampaikan bahwa jalur pelayaran untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka.

"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka," kata Abbas.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement