AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Gandeng BMKG, Kemenparekraf Perkuat Mitigasi Bencana di Sektor Pariwisata

ECONOMICS
Ahmad Haidir
Rabu, 01 Desember 2021 13:12 WIB
Kemenparekraf RI berkolaborasi dengan BMKG untuk memperkuat mitigasi bencana di sektor pariwisata.
Gandeng BMKG, Kemenparekraf Perkuat Mitigasi Bencana di Sektor Pariwisata (Dok.MNC Media)
Gandeng BMKG, Kemenparekraf Perkuat Mitigasi Bencana di Sektor Pariwisata (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai upaya untuk memperkuat mitigasi bencana di sektor pariwisata. 

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang dilakukan antara Sekretaris Kementerian yang saat ini dipimpin oleh Sandiaga Uno itu yakni Ni Wayan Giri Adnyani, dengan Sekretaris Utama BMKG Dwi Sutrisno yang berlangsung di Gedung BMKG, Selasa (30/11/2021). 

Selain pertukaran informasi dan/atau pemanfaatan informasi di bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, kerja sama ini juga akan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemberian pemahaman dan pendampingan di bidang-bidang tersebut.

Melalui langkah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta kesiapsiagaan masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholder) di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Ni Wayan Giri Adnyani dalam sambutannya dalam acara penandatanganan kerja sama mengatakan, Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada di kawasan cincin api atau ring of fire. Kondisi ini membuat sejumlah daerah di Indonesia menjadi kawasan rawan bencana alam yang menimbulkan kekhawatiran bagi dunia pariwisata. 

"Bencana memang tidak bisa kita hindari, tapi upaya-upaya apa yang bisa kita lakukan untuk melakukan mitigasi. Maka kolaborasi yang kita laksanakan ini sangatlah bermanfaat untuk bisa memberikan informasi bagi wisatawan terkait perkiraan cuaca sehingga wisatawan akan merasa aman dan nyaman," ucap Ni Wayan Giri Adnyani dikutip oleh MNC Portal Indonesia dari keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021). 

Lebih lanjut Giri mengatakan, kerjasama dengan BMKG tersebut merupakan wujud pengamalan pembangunan kepariwisataan nasional yang tertuang dalam Undang-Undang Kepariwisataan Nomor 10 Tahun 2009 tentang tujuan pembangunan kepariwisataan yang mengamanatkan pembangunan tidak hanya untuk aspek ekonomi saja, tetapi juga aspek-aspek kehidupan lainnya termasuk pelestarian lingkungan, budaya dan juga pembangunan bangsa. 

"Karenanya kami berterima kasih kepada rekan-rekan dari BMKG yang terus konsisten dan komitmen untuk bersinergi dan melangkah bersama Kemenparekraf/Baparekraf dalam upaya menciptakan iklim yang kondusif di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Giri. 

"Kami berharap, perjanjian kerja sama ini dapat dilaksanakan dengan baik dengan mendayagunakan sumber daya, kemampuan serta potensi masing-masing pihak melalui pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika untuk mendukung kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif," lanjutnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD