AALI
8850
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
650
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
316
AGII
2500
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
144
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
695
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.43
-0.46%
-2.48
IHSG
7127.50
-0.71%
-51.08
LQ45
1020.20
-0.53%
-5.44
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
0.00
-100%
-14116.59
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,125
Emas
799,103 / gram

Garuda Gandeng Bank Mandiri Perluas Transaksi Perbankan

ECONOMICS
Aditya Pratama
Minggu, 04 April 2021 08:38 WIB
GIAA melakukan perjanjian pemberian pinjaman dan addendum perjanjian treasury line dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada 30 Maret
Garuda Gandeng Bank Mandiri Perluas Transaksi Perbankan (FOTO:MNC Media)
Garuda Gandeng Bank Mandiri Perluas Transaksi Perbankan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melakukan penandatanganan addendum perjanjian pemberian pinjaman dan addendum perjanjian treasury line dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada 30 Maret 2021. Terdapat dua kesepakatan yang diteken dua perusahaan plat merah tersebut. 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Prasetio menjelaskan, berdasarkan perjanjian tersebut, para pihak sepakat untuk melakukan perpanjangan kembali jangka waktu perjanjian dari yang semula berlaku sejak 16 Desember 2020 sampai dengan 31 Maret 2021 menjadi sejak 30 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021 atas fasilitas perbankan dan Bank Mandiri berupa fasilitas Non Cash Loan — Customized IGF dan fasilitas Treasury Line yang telah dilaksanakan bertahap sejak tahun 2016. 

Di samping perubahan jangka waktu sebagaimana disebutkan di atas, terdapat pula perubahan jumlah fasilitas Treasury Line dari yang sebelumnya sebesar 300 juta dolar AS menjadi sebesar 150 juta dolar AS, selain itu tidak terdapat perubahan atas ketentuan persyaratan lainnya, termasuk mengenai bunga dan jaminan. 

"Sementara untuk fasilitas Non Cash Loan — Customized IGF jumlah fasilitas tetap sama yaitu sebesar Rp2,4 triliun dan tidak terdapat perubahan atas ketentuan persyaratan lainnya, termasuk mengenai bunga dan jaminan," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (4/4/2021). 

Adapun dasar pertimbangan Perseroan melaksanakan Transaksi tersebut adalah untuk melakukan perpanjangan jangka waktu sampai dengan 31 Desember 2021 atas outstanding fasilitas Non Cash Loan — Customized IGF yang dimaksudkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja Perseroan sebelumnya termasuk namun tidak terbatas pada pembelian bahan bakar yang merupakan penunjang kegiatan usaha utama Perseroan. 

"Lebih lanjut, terdapat kebutuhan Perseroan untuk pelaksanaan transaksi lindung nilai sebagai upaya mitigasi risiko Perseroan yang berasal dari pergerakan nilai tukar mata uang asing," ujarnya. 

Dia mengatakan, berdasarkan POJK 17/2020, transaksi tersebut merupakan Transaksi Material yang wajib diumumkan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan tidak diwajibkan untuk menggunakan penilai dikarenakan merupakan transaksi pinjaman yang diterima Perseroan secara langsung dari bank. 

Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menyatakan bahwa Transaksi ini merupakan Transaksi Afiliasi antara Perseroan dengan Bank Mandiri yang tidak mengandung benturan kepentingan.

(SANDY)

Rekomendasi Berita

Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD