AALI
12925
ABBA
194
ABDA
0
ABMM
3250
ACES
1005
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4870
ADHI
675
ADMF
8075
ADMG
192
ADRO
3300
AGAR
358
AGII
1960
AGRO
965
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
1035
AKSI
230
ALDO
925
ALKA
292
ALMI
270
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.26
1.14%
+6.14
IHSG
6939.26
1.7%
+115.92
LQ45
1020.32
1.2%
+12.12
HSI
20470.86
1.74%
+350.18
N225
26712.36
1.17%
+309.52
NYSE
15035.87
-0.06%
-8.65
Kurs
HKD/IDR 1,875
USD/IDR 14,728
Emas
870,824 / gram

Gasifikasi Batu Bara, Negara Bisa Hemat Rp7 Triliun

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Senin, 24 Januari 2022 16:10 WIB
proyek gasifikasi batu bara yang dilakukan PT Pertamina, PT Bukit Asam Tbk, dan Air Products & Chemicals Inc dapat mengurangi subsidi LPG sebesar Rp7 triliun.
Gasifikasi Batu Bara, Negara Bisa Hemat Rp7 Triliun. (Foto: MNC Media)
Gasifikasi Batu Bara, Negara Bisa Hemat Rp7 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan komitmen seluruh perusahaan pelat merah dalam mengakselerasi proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) atau gasifikasi batu bara.

Pasalnya, proyek gasifikasi batu bara yang dilakukan PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan Air Products & Chemicals Inc. (APCI) dapat mengurangi subsidi LPG sebesar Rp7 triliun per tahun dan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia.

Hal ini disampaikan Erick saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking proyek gasifikasi batu bara di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (24/1/2022).

Erick menegaskan, BUMN mendukung penuh arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus mendorong gasifikasi baru bara. Tujuannya, mengurangi ketergantungan pada impor Liquid Petroleum Gas (LPG) dan penguatan energi hijau Indonesia.

Erick mengaku terus mendorong BUMN meningkatkan hilirisasi. Dia juga tak ingin melimpahnya sumber daya alam (SDA) justru menjadi bahan bagi pertumbuhan negara lain.

Menurutnya, negara-negara Asia Tenggara lain telah melakukan ekspor barang yang memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang masih mengandalkan ekspor raw material atau bahan mentah. Hal ini berbeda dengan ekspor Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina, yang didominasi barang jadi dan setengah jadi.

"Hilirisasi sumber daya alam dengan gasifikasi batubara menjadi gas DME untuk mengurangi impor LPG merupakan bagian dari transformasi BUMN agar siap menghadapi pasar global," ujar Erick, Senin (24/1/2022). 

Dia juga menyampaikan proyek strategis nasional (PSN) selama 20 tahun mendatangkan investasi asing dari APCI sebesar USD 2,1 miliar AS atau setara Rp 30 triliun. Dengan utilisasi 6 juta ton batu bara per tahun, Erick menilai, proyek ini dapat menghasilkan 1,4 juta DME per tahun untuk mengurangi impor LPG 1 juta ton per tahun. 

Tak hanya dari investasi, Erick menilai PSN gasifikasi baru bara juga memberikan multiplier effect berupa menarik investasi asing lainnya, memberdayakan industri nasional melalui penggunaan porsi TKDN, hingga penyerapan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, kerja sama gasifikasi batu bara mampu memberikan penghematan cadangan devisa hingga Rp 9,7 triliun per tahun dan menyerap 10 ribu tenaga kerja.

"Gasifikasi batu bara memberikan nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro karena sejalan dengan arahan presiden untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor, juga transformasi ke ekonomi hijau serta energi baru dan terbarukan," kata Erick menambahkan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD