sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Hadapi Natural Decline, PGE Ungkap Strategi Menjaga Produksi Panas Bumi

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
21/08/2026 19:10 WIB
PGEO mengungkap strategi operasional untuk menjaga stabilitas produksi panas bumi di tengah tantangan natural decline atau penurunan alami reservoir.
Hadapi Natural Decline, PGE Ungkap Strategi Menjaga Produksi Panas Bumi. (Foto: Doc PGEO)
Hadapi Natural Decline, PGE Ungkap Strategi Menjaga Produksi Panas Bumi. (Foto: Doc PGEO)

Secara nasional, tantangan menjaga produksi panas bumi juga memiliki arti strategis mengingat besarnya sumber daya yang dimiliki Indonesia. Kementerian ESDM mencatat Indonesia memiliki potensi sumber daya panas bumi mencapai 23.742 MW. Namun, kapasitas terpasang listrik panas bumi pada 2025 baru mencapai 2.744 MW.

Artinya, pengembangan panas bumi tidak hanya bergantung pada pembangunan kapasitas baru, tetapi juga kemampuan menjaga keberlanjutan produksi dari lapangan yang sudah beroperasi. Pengelolaan reservoir, make-up well, pengaturan produksi, injeksi, serta pemeliharaan aset menjadi bagian penting untuk memastikan pembangkit yang telah beroperasi dalam jangka panjang tetap mampu memasok listrik secara andal.

Bagi PGE, pengelolaan reservoir secara berkelanjutan menjadi semakin penting seiring dengan besarnya peran panas bumi dalam mendukung transisi energi Indonesia. Dalam RUPTL PLN 2025-2034, panas bumi ditargetkan berkontribusi sekitar 5,2 GW terhadap tambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan.

Panas bumi memiliki karakteristik sebagai sumber energi yang dapat menyediakan listrik secara stabil, sehingga pengelolaan lapangan eksisting menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan sekaligus mendukung peningkatan kapasitas energi bersih nasional.

Dengan strategi pengelolaan reservoir dan aset tersebut, PGE berupaya memastikan lapangan-lapangan panas bumi yang telah beroperasi selama puluhan tahun tetap produktif, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi ketika perusahaan memperluas kapasitas pembangkitnya.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement