AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Harap PPKM Tak Diperpanjang, Pengelola Mal Harap Operasional Bisa Berjalan Normal

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Senin, 16 Agustus 2021 08:49 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja berharap tidak diperpanjang dan mal bisa beroperasi normal kembali. 
Harap PPKM Tak Diperpanjang, Pengelola Mal Harap Operasional Bisa Berjalan Normal. (Foto: MNC Media)
Harap PPKM Tak Diperpanjang, Pengelola Mal Harap Operasional Bisa Berjalan Normal. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)level 4 hari terakhir diterapkan hari ini, Senin (16/8/2021). Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja berharap tidak diperpanjang dan mal bisa beroperasi normal kembali. 

”Pusat Perbelanjaan berharap dapat segera beroperasi kembali dengan baik, bisa beroperasi secara normal dan penutupan usaha ini sudah akan memasuki minggu ke-tujuh,” kata Alphonzus saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (16/8/2021).

Tak hanya itu, Alphonzus menuturkan harapan untuk pelaku usaha dan mal terhadap pembukaan dan pelonggaran juga dapat dilakukan untuk Pusat Perbelanjaan yang berlokasi di luar pulau Jawa dan Bali.

"Masih ada beberapa pusat berbelanjaan yang belum pulih, yang belum buka. Mal atau pusat perbelanjaan di daerah atau luar jawa bali masih ada yang belum bisa beroperasi, ya tentu diharapkan pelonggaran ini dilakukan juga di sana,” papaenya. 

Di samping itu dirinya menyampaikan kondisi yang sangat berat bukan hanya diderita oleh Pusat Perbelanjaan dan Penyewa, tetapi juga terlebih sangat membebani usaha non formal berskala mikro dan kecil yang berada di sekitar Pusat Perbelanjaan.

“Usaha terasa tak hanya bagi pengelola mal, seperti tempat kos, warung, ojek, parkir dan lain-lain yang selama ini melayani para pekerja di sekitarnya pusat Perbelanjaan juga terdampak,” ujarnya.

Meskipun demikian, dia berharap pemerintah memberikan relaksasi. Alphonzus juga berharap jika PPKM tidak diperpanjang bisa menjadi angin segar pembukaan-pembukaan yang sudah dilakukan.

“Pelonggaran dan pemulihan harus segera dilakukan karena karena stimulus dan subsidi yang telah diberikan oleh pemerintah tidak akan mencukupi jika penutupan usaha berlangsung berkepanjangan,” tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD