AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Ikut Pasific Exposition, Indonesia Sukses Catatkan Transaksi Rp1,4 Triliun

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 30 Oktober 2021 14:46 WIB
Pagelaran event perdagangan terbesar yang diselenggarakan pemerintah di Selandia Baru, Pasific Exposition (PE) berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp1,4 T.
Ikut Pasific Exposition, Indonesia Sukses Catatkan Transaksi Rp1,4 Triliun. (Foto: MNC Media)
Ikut Pasific Exposition, Indonesia Sukses Catatkan Transaksi Rp1,4 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pagelaran event perdagangan terbesar yang diselenggarakan pemerintah di Selandia Baru, Pasific Exposition (PE) berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp1,4 Triliun.

Jumlah tersebut mencatatkan peningkatan sebesar 48%. The 2nd Pacific Exposition diadakan secara virtual pada tanggal 27-30 Oktober 2021.

Wakil Menteri Perdagangan, H.E Jerry Sambuaga potensi transaksi dan komitmen bisnis terutama berasal dari Australia, Indonesia, Selandia Baru, dan Kaledonia Baru, dan mulai dari beberapa komoditas seperti biji kopi, trafo listrik, ban, produk pertanian, kertas, produk makanan, dan peralatan kesehatan dan medis.

"Event ini merupakan strategi penting untuk mempromosikan investasi perdagangan bersamaan dengan sektor pariwisata" ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (30/10/2021).

Melaui pameran ini Wamendag menambahkan Indonesia bisa mencapai tujuan pemulihan ekonomi khususnya pasca pandemi Covid-19.

"Kita optimis sebagai negara di wilayah pasifik, melalui acara ini dapat berpotensi untuk meningkatkan investasi, budaya di masa yang akan datang," pungkasnya.

The 2nd Pacific Exposition menggunakan platform virtual dengan fleksibilitas tinggi untuk menciptakan lingkungan interaktif.

Teknologi ini mampu menggerakkan acara hybrid jarak jauh sepenuhnya dengan bandwidth rendah untuk memenuhi kebutuhan interaksi bisnis secara virtual di antara peserta di kawasan Pasifik. Platform ini masih dapat diakses hingga satu bulan kedepan setelah penutupan pameran Pasifik Exposition ke-2.

Terdapat 312 peserta yang mengikuti Pemeran Perdagangan, yang terdiri atas Instansi Pemerintah, Perusahaan Swasta, Usaha Kecil Menengah (UKM), Koperasi, dan Badan Usaha Milik Negara. Peserta tersebut mengisi 200 booth virtual yang disediakan.

Acara yang berlangsung selama empat hari ini dihadiri 10.825 pengunjung, dua kali lipat dari pengunjung pada tahun 2019.

Para pengunjung tidak terbatas dari negara Pasifik namun sudah dari berbagai kawasan, dan seperti dari Kanada, Malaysia, Cina, Kolombia, Jepang, Singapura, Belgia, Spanyol, Kuwait, dan Afghanistan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD