AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Impor LPG Capai Rp80 Triliun, Jokowi: Ini Gede Banget!

ECONOMICS
Athika Rahma
Senin, 24 Januari 2022 11:00 WIB
Presiden Jokowi menyoroti besarnya nilai impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) mencapai Rp80 triliun.
Impor LPG Capai Rp80 Triliun, Jokowi: Ini Gede Banget! (FOTO: MNC Media)
Impor LPG Capai Rp80 Triliun, Jokowi: Ini Gede Banget! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti besarnya nilai impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) mencapai Rp80 triliun. Untuk itu, Jokowi akan mendorong proyek Dimetil Eter (DME) dalam negeri sebagai upaya mengurangi impor LPG.

"Impor LPG kita ini gede banget, mungkin Rp 80-an triliun dari kebutuhan RP 100-an triliun impornya. Itu pun harus disubsidi untuk sampai ke masyarakat karena harganya sudah tinggi sekali, Rp 60-70 triliun subsidinya," ujar Jokowi dalam groundbreaking proyek hilirisasi batu bara di Kabupaten Muara Enim, dikutip dari kanal Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022).

Menurutnya, proyek ini memang sudah seharusnya dilakukan sejak dulu. Namun, Indonesia masih melakukan kebiasaan mengimpor barang jadi padahal memiliki bahan mentahnya.

"Apakah ini mau diteruskan? Mau impor terus? Yang untung negara lain, yang terbuka lapangan kerja negara lain, padahal kita punya raw materialnya, batu bara yang diubah jadi DME," katanya.

Lanjutnya, jika proyek yang diinisiasi oleh PT Bukit Asam, Pertamina dan Air Products ini berjalan sesuai rencana, maka subsidi negara untuk LPG akan berkurang sekitar Rp 7 trliun.

"Kalau semua LPG nanti distop, pindah ke DME, bisa kurangi subsidi LPG, duit yang gede sekali itu. Ini yang terus kita kejar selain kita perbaiki neraca transaksi berjalan," tutup Jokowi. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD