Berdasarkan komponen pembentuk IKI, seluruh variabel masih berada pada zona ekspansi, yaitu pesanan sebesar 52,20, produksi 51,55, dan persediaan 51,47. Meski demikian, variabel pesanan dan produksi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, sementara persediaan meningkat.
"Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas industri masih berjalan, namun dengan laju yang lebih moderat. Produksi tercatat telah mengalami ekspansi selama tiga bulan berturut-turut, meskipun dengan kecenderungan melambat," ujarnya.
Febri menambahkan, IKI berdasarkan orientasi pasar menunjukkan bahwa baik pasar ekspor maupun domestik sama-sama mengalami perlambatan, meskipun tetap berada dalam fase ekspansi. IKI ekspor tercatat sebesar 52,73, sedangkan IKI domestik sebesar 50,44.
"Perlambatan ini mencerminkan adanya tekanan baik dari sisi permintaan global maupun domestik. Oleh karena itu, penguatan pasar dalam negeri menjadi sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan industri nasional,” ujarnya.
(NIA DEVIYANA)