sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia dan Angola Bahas Penguatan Kerja Sama Dagang

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
16/03/2023 13:54 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (RI) di Windhoek, Namibia merangkap Angola, Wisnu Edi Pratignyo, melakukan kunjungan kerja ke Luanda, Angola pada 12 - 16 Maret.
Indonesia dan Angola Bahas Penguatan Kerja Sama Dagang. (Foto: MNC Media)
Indonesia dan Angola Bahas Penguatan Kerja Sama Dagang. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Duta Besar Republik Indonesia (RI) di Windhoek, Namibia merangkap Angola, Wisnu Edi Pratignyo, melakukan kunjungan kerja ke Luanda, Angola pada 12 - 16 Maret. 

Kunjungan kerja ditujukan untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia-Angola dan kerja sama di bidang lainnya. 

Dalam kunjungannya, Duta Besar RI diterima langsung oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Angola Victor Fernandes pada 13 Maret. Keduanya membicarakan peluang perkuat hubungan dagang.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Angola mengungkapkan bahwa negaranya merupakan bagian dari Perjanjian Dagang antar Negara-Negara di Afrika (AfCFTA) yang semakin memfasilitasi area pertukaran barang dan jasa.

“Angola terbuka untuk kegiatan bisnis", ungkap Menteri tersebut dalam rilis  pers pada Rabu (15/3/2023). 

Menurutnya, upaya memperkuat hubungan dagang Indonesia-Angola dapat dilakukan melalui perjanjian yang memfasilitasi perdagangan untuk produk spesifik. Disamping itu, kerja sama juga dapat dilakukan lewat capacity building.

Duta Besar Wisnu menyambut baik respon Menteri Fernandes yang berkomitmen untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan teknis dengan Indonesia. Duta Besar RI sampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah lakukan kajian yang libatkan berbagai pihak di dalam negeri untuk mengidentifikasi peluang kerja sama dagang lewat skema preferential trade agreement.

“Pemerintah Indonesia tentunya juga terbuka dengan berbagai usulan skema kerja sama dari Angola", kata Dubta Besar Wisnu. 
Total perdagangan Indonesia-Angola pada periode Januari - September 2022 tercatat USD842 juta, meningkat 47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021, yaitu USD574 juta.

Dalam daftar produk ekspor unggulan, minyak sawit merupakan salah satu produk ekspor  unggulan ke Angola. Selain minyak sawit, ekspor Indonesia ke Angola, antara lain, yaitu margarin, elektronik, tekstil, furniture, sarung tangan (gloves), korek api, dan kertas.

(WHY)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement