AALI
9325
ABBA
208
ABDA
5500
ABMM
2080
ACES
725
ACST
156
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
710
ADMF
7975
ADMG
165
ADRO
2770
AGAR
336
AGII
1995
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
114
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
138
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1330
AKRA
900
AKSI
288
ALDO
790
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/07/04 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.36
-2.52%
-13.10
IHSG
6639.17
-2.28%
-155.16
LQ45
950.15
-2.48%
-24.18
HSI
21830.35
-0.14%
-29.44
N225
26153.81
0.84%
+218.19
NYSE
14636.76
1.03%
+149.16
Kurs
HKD/IDR 1,905
USD/IDR 14,965
Emas
870,052 / gram

Indonesia Masih Tertutup Bagi Turis Asing, Kecuali Bali dan Kepri

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Kamis, 14 Oktober 2021 19:20 WIB
Pemerintah memastikan seluruh bagian di Indonesia masih tertutup bagi kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing, kecuali Bali dan Kepri.
Indonesia Masih Tertutup Bagi Turis Asing, Kecuali Bali dan Kepri. (Foto: MNC Media)
Indonesia Masih Tertutup Bagi Turis Asing, Kecuali Bali dan Kepri. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah memastikan seluruh bagian di Indonesia masih tertutup bagi kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing. Namun, pelarangan itu tidak berlaku di wilayah Bali dan Kepulauan Riau (Kepri).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengatakan wisatawan asing boleh mengunjungi di dua daerah, yakni Kepri dan Bali. Sebab, keduanya merupakan dijadikan sebagai simulasi penerapan protokol kesehatan bidang pariwisata untuk turis asing.

“Terkait teknis masuknya wisatawan asing ke Indonesia, nanti mereka hanya boleh memasuki Indonesia dari Bandar Udara Provinsi Bali dan Kepulauan Riau saja. Untuk berwisata di dua provinsi ini sebagai dua daerah yg akan menjalankan simulasi protokol kesehatan di bidang pariwisata untuk turis asing,” katanya dalam konferensi persnya, Kamis (14/10/2021).

Terkait pengawasan mobilitas turis asing, Wiku mengatakan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Sedangkan pengawasan mobilitas domestik wisatawan asing di Indonesia akan menjadi tanggung jawab daerah penyelenggara simulasi protokol kesehatan serta daerah penyangganya untuk mengawasi pergerakannya sesuai dengan kebijakan yang ada,” ungkapnya.

Seperti diketahui Indonesia membuka pintu masuk untuk warga negara asing dari 19 negara. Di antaranya adalah Saudi Arabia, United Arab Emirates (UEA), Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, Cina, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia Hungaria dan Norwegia.

“Penetapan 19 negara ini berdasarkan pertimbangan kasus Covid-19 terkini yaitu jumlah kasus konfirmasi dibawah atau sama dengan 50 kasus per 100.000 penduduk dengan positivity rate rendah atau kurang 5%. Serta perjanjian luar negeri yang telah dilakukan misalnya travel corridor arrangement atau TCA,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD