AALI
9750
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1355
ACES
1205
ACST
187
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
172
ADRO
2180
AGAR
362
AGII
1435
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
750
ALDO
1305
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24247.54
0.02%
+3.93
N225
27044.27
-0.32%
-87.07
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Indonesia Mudah Jadi Trending Topic Dunia, IDIEC: Manfaatkan untuk Kuasai Pasar

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 29 Oktober 2021 09:29 WIB
Jumlah penduduk yang mencapai 260 juta orang menjadikan Indonesia sangat mudah menjadi trending topic dunia.
Jumlah penduduk yang mencapai 260 juta orang menjadikan Indonesia sangat mudah menjadi trending topic dunia.  (Foto: MNC media)
Jumlah penduduk yang mencapai 260 juta orang menjadikan Indonesia sangat mudah menjadi trending topic dunia. (Foto: MNC media)

IDXChannel - Indonesia kaya akan beragam potensi, ditambah dengan jumlah penduduk yang mencapai 260 juta orang menjadikan negeri Ibu Pertiwi ini sangat mudah menjadi trending topic dunia. Segala peristiwa yang tengah trending di Indonesia akan menjadi sorotan dan bahkan bisa trending di negara lain. Oleh sebab itu, tak ayal pemerintah terus mendorong agar Indonesia bisa menguasai pasar global.

Hal ini pun sejalan ajakan Indonesian Digital Empowering Community (IDIEC) yang menginginkan Indonesia mampu menjadi tuan rumah atas produk sendiri dan mampu menguasai pasar internasional.

Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community (IDIEC), Tesar Sandikapura mengatakan, Indonesia sebenarnya mampu untuk menguasai pasar global. Pasalnya, apa yang dikerjakan oleh masyarakat Indonesia dapat dengan mudah ditiru dan menjadi trending seantero dunia.

"Indonesia ini sebenarnya bisa menjadi trending topic dunia. Apapun yang terjadi di Indonesia bisa trending seantero raya dan memberi dampak ke negara lain. Misalnya TikTok sedang booming digandrungi masyarakat Indonesia, biasanya negara lain itu akan ikut-ikutan," katanya dalam diskusi virtual, dikutip Jumat (29/10/2021).

Maka dari itu, ia sangat menyayangkan jika potensi yang dimiliki oleh negara sendiri malah justru dimanfaatkan oleh pihak asing. Seperti halnya, sekarang ini yang tidak bisa dielakan adalah platform digital yang digunakan masyarakat Indonesia, dikuasai oleh negara asing.

Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat Indonesia termasuk pelaku usaha untuk bisa merubah kekuasaan yang ada untuk dibalik dikuasai oleh Indonesia. Artinya, menjadikan Indonesia menjadi tuan rumah dinegeri sendiri atas produk-produk yang berdaya saing dan dapat menguasai pasar internasional.

"Jangan sampai kekuatan kita ini hanya dimanfaatkan oleh pihak-pihak asing. Karena notabennya, platform-platform yang kita pakai sekarang, tidak bisa kita pungkiri bahwa 80 persen masih milik asing. Nah, bagaimana kalau kita balik. Kita menjadi tuan rumah di negara sendiri, dan kita menguasai pasar global. Jadi jangan kita yang dikuasai pasar global dan marketnya mereka yang ambil," ungkap Tesar.

"Ayolah kita besarkan bangsa ini, pakailah produk lokal, dan bagi para pengusaha buatlah produk-produk yang efisien dan terbaik untuk masyarakat kita," ajaknya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD