AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Industri Film Diharapkan Mampu Berkontribusi Bagi Pertumbuhan Ekonomi Tanah Air

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Kamis, 23 Desember 2021 14:50 WIB
Industri film diharapkan dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2022.
Industri Film Diharapkan Mampu Berkontribusi Bagi Pertumbuhan Ekonomi Tanah Air
Industri Film Diharapkan Mampu Berkontribusi Bagi Pertumbuhan Ekonomi Tanah Air

IDXChannel - Industri film diharapkan dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2022.

Deputi Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Muhammad Neil El Himam mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, yakni tahun 2019, Indonesia sudah mengalami masa kejayaan industri film. Tercatat, pada tahun 2019, ada sekitar 51 juta penonton film Indonesia untuk lebih dari 130 film Indonesia.

"Jadi ini sangat luar biasa namun karena pandemi ini semua bioskop tutup, tidak dibuka dan pembatasan juga membuat penonton menjadi berkurang jauh," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (23/12/2021).

Menurut dia, film menjadi salah satu pilihan untuk percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 karena selain produk subsektor ekonomi kreatif ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, multiplier effect-nya juga relatif besar serta berkontribusi terhadap perekonomian.

Dia berharap melalui bantuan dana stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) subsektor film sebesar Rp136,5 miliar bisa kembali menggairahkan sektor ini.

"Harapannya tentunya kontribusi industri film ke dalam ekonomi nasional yang sebelumnya cukup baik dan kemarin sempat turun, dengan adanya PEN bisa bangkit kembali," ungkapnya.

Dia juga berharap bantuan ini bisa meningkatkan kualitas produksi film Indonesia sehingga mendatangkan banyak penonton. Selain itu, semakin banyak film Indonesia yang mengangkat budaya dari sisi bahasa daerah.

"Harapannya ke depan kita akan punya komunitas jejaring atau ekosistem industri film yang sangat baik dan merata di seluruh daerah di Indonesia. Karena kita tahu potensi film ini sangat luar biasa. Salah satu contoh modal budaya yang bisa menjadi film adalah dari sisi bahasa daerah setempat," tuturnya. 

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD