Peluang kenaikan suku bunga sebelumnya menyusut setelah Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan dirinya cenderung mendukung keputusan mempertahankan suku bunga jika data mengonfirmasi tekanan inflasi mulai mereda.
Harga minyak kembali menembus USD100 per barel pada Kamis, sementara harga diesel mencapai rekor tertinggi. Kondisi tersebut mengindikasikan inflasi akan tetap tinggi dan meluas.
Sebelumnya menjelang rilis data CPI, pasar keuangan memperkirakan peluang sekitar 70 persen untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam rapat kebijakan The Fed pada 15-16 September, menurut CME FedWatch Tool. Suku bunga acuan The Fed saat ini berada pada kisaran 3,50-3,75 persen.
(NIA DEVIYANA)