IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Juli 2026 tercatat sebesar 2,88 persen, mengalami kenaikan jika dibandingkan inflasi Juli 2025 yakni 2,37 persen (secara tahunan/yoy).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kenaikan inflasi tahunan tersebut berbeda dengan inflasi tahun kalender mencapai 1,65 persen (year-to-date).
"Secara tahun ke tahun atau year on year terjadi inflasi sebesar 2,88 persen," ujarnya dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan utamanya didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,87 persen, diikuti kelompok transportasi 0,62 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,61 persen.