AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Ini Daftar BUMN yang Terancam Dibubarkan Erick Thohir

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Selasa, 01 Maret 2022 10:44 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan membubarkan BUMN yang memiliki pendapatan di bawah Rp50 miliar.
Ini Daftar BUMN yang Terancam Dibubarkan Erick Thohir (FOTO: MNC Media)
Ini Daftar BUMN yang Terancam Dibubarkan Erick Thohir (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan membubarkan BUMN yang memiliki pendapatan di bawah Rp50 miliar. Lantas siapa saja BUMN yang terancam dibubarkan?

Sebelumnya, Erick mengungkapkan dirinya tidak tidak main-main untuk segera menutup bisnis gerombolan anak, cucu dan cicit BUMN dengan pendapatan di bawah Rp50 miliar.
Menurutnya, banyak anak, cucu, cicit BUMN tidak efisien. 

Bahkan, keberadaan anak, cucu, cicit perusahaan pelat merah tersebut hanya memberatkan keuangan induk perusahaan saja. Pasalnya hanya menyedot keuntungan holding semata.

"Sudah terlalu banyak, dikendalikan juga sulit, akhirnya punya kerajaan-kerajaan kecil, ketika dikonsolidasikan tidak mudah. Hal ini terjadi dan terus dikonsolidasikan," ujar Erick dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, dikutip Selasa (1/3/2022).

Pada 2018 lalu, Kementerian BUMN merilis laporan keuangan sejumlah perseroan negara, dimana, perseroan hanya mampu meraup laba di bawa Rp 50 miliar sepanjang 2017. 

Adapun BUMN yang dimaksud diantaranya PT Barata Indonesia (Persero) dengan perolehan laba sebesar Rp44 miliar, PT Len Industri (Persero) Rp18 miliar, Perum PNRI Rp6 miliar, dan Perum LKBN Antara Rp3 miliar.

Menyusul, PT Inuki (Persero) mencatat laba sekitar Rp1 miliar, PT Primissima (Persero) Rp2 miliar, PT Balai Pustaka (Persero) Rp3 miliar, PT Boma Bisma Indra (Persero) Rp6 miliar, PT Inti (Persero) Rp1 miliar. 

Di sektor lain, ada PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero) atau PANN. Pada 2020 lalu, Direktur Utama PANN Hery Soewandy mengakui bisnid hotel pelat merah sebelumnya terbengkalai. 

Tapi ketika dirinya masuk ke dalam jajaran Direksi, pada 2015 bisa menggerakan kembali hotel tersebut untuk meraup pendapatan sebesar Rp1,5 miliar-2 miliar per tahun. Hanya saya nilai ini masih di bawah standar yang ditetapkan Erick Thohir. 

Sementara itu, PT Iglas (Persero) hingga akhir 2018 membukukan pendapatan sebesar Rp 690 juta. Sedangkan pendapatan lain-lain perusahaan hanya mencapai Rp 2,84 miliar. Kinerja keuangan ini dicatatkan dalam laporan keuangan BUMN yang diterbitkan kepada pemerintah pusat untuk periode 2018. 

Saat ini Iglas tak lagi beroperasi dan akan ditutup Kementerian BUMN melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA. 

Upaya mengurangi perusahaan negara terus diambil Kementerian BUMN sebagai pemegang saham. Hingga 2024, Erick Thohir akan terus meminimalkan jumlah Crown Corporations.

Pembubaran berfokus pada perusahaan publik yang dianggap tidak efisien dalam hal bisnis, atau perusahaan dengan tingkat pendapatan yang lebih rendah atau sedang akan diprivatisasi. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD