Selain itu, realisasi belanja pemerintah yang lebih agresif pada awal tahun turut membantu menjaga aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Dari sisi stabilitas harga, Juda menyebut tingkat inflasi Indonesia masih berada dalam rentang aman. Hingga April 2026, inflasi tercatat sebesar 2,42 persen atau masih terkendali di tengah gejolak ekonomi global dan tekanan harga komoditas internasional.
Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga dinilai tetap solid. Hingga April 2026, pendapatan negara telah mencapai Rp918 triliun atau tumbuh 13,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Pertumbuhan penerimaan tersebut terutama didorong oleh kinerja perpajakan yang meningkat 16,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara dari sisi belanja, pemerintah mencatat pertumbuhan belanja negara sebesar 34,3 persen guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mendukung aktivitas masyarakat di tingkat akar rumput.