Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Chile Vedi Kurnia Buana menyampaikan, kerja sama ini merupakan wujud nyata penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Amerika Latin.
“Kerja sama ini menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong ekspor produk Indonesia ke pasar non-tradisional. Chile memiliki posisi strategis sebagai hub untuk menjangkau pasar Amerika Latin sehingga inisiatif seperti ini perlu terus didorong dan diperluas,” ujar Vedi.
Berdasarkan agregasi data Banco Central de Chile dan Chile Customs, Chile mengimpor produk dengan nilai lebih dari USD8 miliar per tahun. Terdapat peningkatan permintaan terhadap produk pangan sehat, termasuk makanan berbasis nabati (plant-based food) dan produk fermentasi.
Tren ini didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat serta kebutuhan akan alternatif sumber protein sehingga membuka peluang bagi tempe Indonesia untuk berkembang di pasar Chile.
Pada 2025, total perdagangan Indonesia dengan Chile tercatat sebesar USD535,5 juta dengan ekspor Indonesia ke Chile sebesar USD441,5 juta dan impor Indonesia dari Chile sebesar USD94 juta. Indonesia surplus perdagangan terhadap Chile sebesar USD347,5 juta.
(NIA DEVIYANA)