“Ini bukan sekadar kegiatan literasi, namun juga investasi jangka panjang untuk membentuk pola pikir yang lebih matang dalam menyikapi risiko kehidupan,” tuturnya.
Brellian menjelaskan, pengelolaan risiko menjadi bagian penting dalam merencanakan masa depan di tengah dinamika zaman yang bergerak semakin cepat, mobilitas yang semakin tinggi, tuntutan produktivitas, serta ketidakpastian yang semakin kompleks.
Asuransi Jasindo meyakini bahwa investasi terbesar sebuah bangsa terletak pada kualitas manusianya. Karena itu, pembekalan sejak dini menjadi dasar agar generasi muda tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berani melangkah dan bersaing di kancah global. Dengan keterlibatan aktif dalam berbagai program nasional serta kolaborasi lintas sektor, Asuransi Jasindo berkomitmen untuk terus hadir menemani perjalanan masyarakat Indonesia.
“Melalui program literasi ini, kami ingin membuka perspektif bahwa asuransi bukan sekadar produk keuangan, melainkan salah satu bentuk kesiapan diri dalam menghadapi berbagai kemungkinan, agar mereka dapat melangkah lebih fokus, tenang dan percaya diri dalam menggapai cita-citanya," tutur Brellian.
(kunthi fahmar sandy)