AALI
9925
ABBA
294
ABDA
6725
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
200
ACST-R
0
ADES
3710
ADHI
845
ADMF
7600
ADMG
196
ADRO
2280
AGAR
354
AGII
1465
AGRO
1480
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
71
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1395
ALKA
358
ALMI
296
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.94
-0.35%
-1.79
IHSG
6667.91
-0.38%
-25.49
LQ45
949.43
-0.37%
-3.52
HSI
24196.26
-0.77%
-187.06
N225
28318.54
0.69%
+194.26
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
836,242 / gram

Jokowi Dapat Satu Truk Jeruk dari Masyarakat Karo, Harus Lapor KPK?

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Rabu, 08 Desember 2021 13:49 WIB
Presiden Jokowi pada Senin lalu mendapatkan kiriman buah jeruk sebanyak satu truk dari warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Sumatera Utara di Istana Negara.
Jokowi Dapat Satu Truk Jeruk dari Masyarakat Karo, Harus Lapor KPK? (FOTO: MNC Media)
Jokowi Dapat Satu Truk Jeruk dari Masyarakat Karo, Harus Lapor KPK? (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin lalu mendapatkan kiriman buah jeruk sebanyak satu truk dari warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Sumatera Utara di Istana Negara. Namun, pemberian tersebut tidak dilaporkan Jokowi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apakah itu gratifikasi?

Menurut Stafsus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini ada alasan tersendiri bahwa Presiden Jokowi tidak melaporkan hal tersebut. Faldo mengatakan bahwa Presiden Jokowi langsung mengganti jeruk.

“Di dalam video, Presiden menyerahkan sendiri pembayaran jeruk tersebut di dalam goodybag. Beliau bilang 'gantinya'. Dapat dilihat sendiri, silahkan dicek di videonya,” katanya, Rabu (8/12/2021).

Dia memastikan bahwa Presiden Jokowi konsisten dalam laporan barang pemberian yang diterimanya sebagaimana sebelumnya. Menurutnya pemberian jeruk ini tidak perlu dilaporkan kepada KPK namun langsung dibayar kembali.

“Presiden secara konsisten sudah menunjukan sikap beliau soal-soal pemberian ini. Dulu, gitar dari Metallica juga pernah, kuda juga pernah diberikan ke KPK.

 Namun, pemberian dari rakyat kecil, petani, yang sangat mencintai beliau tentu lebih elok dibayar saja, dibeli saja, ketimbang dibawa-bawa ke KPK. Nanti, petani sedih. Ada kepantasan lah dalam bernegara,” tuturnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD