Budi menjelaskan, komitmen pertama adalah memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi bilateral Indonesia-Malaysia, termasuk melalui berbagai mekanisme bilateral yang relevan. Kedua negara juga berkomitmen mengimplementasikan Perjanjian Perdagangan Perbatasan atau Border Trade Agreement.
"Komitmen bersama kami untuk mengimplementasikan Border Trade Agreement secara efektif, serta melanjutkan upaya memfasilitasi perdagangan lintas batas dan mendukung konektivitas ekonomi, khususnya di kawasan perbatasan Entikong-Tebedu," kata Busan.
Selanjutnya, kedua negara membahas akses pasar dan fasilitasi perdagangan, termasuk untuk produk pertanian dan pangan. Pembahasan tersebut diarahkan untuk menyelesaikan berbagai isu yang masih tertunda sekaligus mempermudah arus perdagangan bilateral.
Komitmen keempat, kata Busan, berkaitan dengan penguatan kerja sama investasi dan upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif di kedua negara. Sedangkan komitmen yang kelima, mencakup keberlanjutan kerja sama di sejumlah bidang yang menjadi kepentingan bersama, seperti perdagangan elektronik atau e-commerce, pertanian, urusan halal, dan standardisasi.