AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Jumlah Pasien Covid di RSDC Wisma Atlet Terus Turun

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Rabu, 21 Juli 2021 14:56 WIB
Pasien covid-19 yang di rawat di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet terus berkurang.
Jumlah Pasien Covid di RSDC Wisma Atlet Terus Turun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pasien covid-19 yang di rawat di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet terus berkurang.  Tambahan pasien pada minggu ini sekitar 200 orang dibandingkan sebelumnya mencapai 500 orang.

Kepala Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego mengatakan tren pasien Covid-19 sedang mengalami fase penurunan. Hal ini menyusul mulai banyaknya pasien yang sembuh dari Covid-19 di RSDC Wisma Atlet.

“Ini semua karena memang yang sembuh lebih banyak daripada yang sakit. Jadi yang sembuh semakin banyak, yang sakit berkurang kalau saya lihat trennya seperti itu,” ujar Kepala Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/07/2021)

Mintoro melanjutkan, pada minggu ini jumlah rata-rata pasien masuk berkisar 200 hingga 300an orang. Hal ini berkurang jauh dari yang sebelumnya pernah menyentuh 400 hingga 500 orang.

“Sementara yang sembuh itu sekitar 700an, jadi kita sudah sangat menurun,” imbuhnya

Dia menambahkan bahwa penurunan pasien tersebut juga mempengaruhi keterisian tempat tidur.  Saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) di RSDC Wisma Atlet sudah mencapai 62 persen menurun jauh dari minggu sebelumnya yang tercatat 77 persen.

Mintoro tak menampik meskipun adanya penurunan pasien, masih terdapat pasien yang meninggal. Dia menyebutkan bahwa kebanyakan pasien meninggal datang pada terminal stage.

“Angka kematian kita masih dibawa 1 persen, sementara angka kesembuhan di wisma atlet ada di sekitar 98 persen, Jadi mereka (yang meninggal) datang dengan komorbid, ada diabetes , terus syndrom pernapasan, dan multi organ disfunction,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, Mintoro juga menyampaikan PPKM Darurat memberi dampak yang signifikan. Oleh karenanya, para warga juga diimbaunya untuk turut mendukung pemerintah dalam mengikuti kebijakan tersebut.

“(PPKM Darurat .red)  itu kegiatan di Hulu. Kalau hulunya bagus maka hilirnya akan bagus. Tapi jika kita lihat tren pasien ini menurun maka kita lihat akan terus turun. Jadi kegiatan PPKM Darurat menurut saya berjalan dengan baik.” tandasnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD