AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Kabar Gembira, 'Angpao' Lebaran Bisa Pakai Uang Pecahan Rp75 Ribu

ECONOMICS
Wahyudi Aulia/Sindonews
Kamis, 08 April 2021 09:51 WIB
Bank Indonesia memberikan izin kepada masyarakat untuk memakai uang pecahan Rp75 ribu digunakan sebagai angpao atau uang lebaran pada Idul Fitri 1442 Hijriyah.
Kabar Gembira, 'Angpao' Lebaran Bisa Pakai Uang Pecahan Rp75 Ribu. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia memberikan izin kepada masyarakat untuk memakai uang pecahan Rp75 ribu digunakan sebagai angpao atau uang lebaran pada Idul Fitri 1442 Hijriyah tahun 2021 ini. Sebelumnya, satu orang hanya dapat memiliki satu lembar mata uang dengan nominal tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Soekowardojo, Bank Indonesia memberi kesempatan kepada masyarakat apabila akan melakukan penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan ke-75 tahun NKRI (UPK-75), masing-masing sebanyak maksimum 100 lembar per KTP dan dapat menukar kembali pada hari berikutnya.

"BI juga bekerja sama dengan perbankan untuk memfasilitasi nasabahnya untuk memberikan layanan kepada nasabahnya sehingga masyarakat yang jauh dari Kantor Bank Indonesia dapat dengan mudah mendapatkan UPK-75," sebut Soeko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/4/2021).

Soekowardojo menegaskan, dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 22/11/PBI/2020 tentang Pengeluaran Uang Rupiah Khusus, UPK-75 sejak diterbitkan merupakan alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI. Uang tersebut dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran untuk berbelanja, dan untuk bertransaksi lainnya di samping untuk disimpan sebagai koleksi.

“Pada kesempatan ini juga kami memberikan apresiasi kepada 5 bank yang melakukan penukaran UPK-75 realtif banyak untuk memfasilitasi nasabahnya mendapatkan penukaran UPK-75 pada periode sejak diberlakukannya pada tanggal 18 Agustus 2020 hingga bulan Maret 2021,” katanya.

Kelima bank tersebut adalah Bank Mandiri sebanyak 135.366 lembar, Bank Mestika 69.960 lembar, BCA 63.850 lembar, Bank Danamon 39.119 lembar dan Bank Mayapada sebanyak 10.246 lembar.

“Dan juga kami mendorong kepada perbankan lainnya untuk dapat menyediakan layanan penukaran UPK-75 kepada nasabahnya,” jelasnya.

Dalam upaya memberikan edukasi dan pemahaman masyarakat untuk mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah, BI telah membuat tapline “Cinta, Bangga dan Paham Rupiah” dimana maksud dari tag line tersebut adalah “Cinta Rupiah” agar masyarakat dapat Menpenali, Merawat dan Menjapa uang Rupiah.

Maksud dari “Bangga Rupiah” adalah terhadap Rupiah kita Bangga sebagai Simbol Kedaulatan, Alat Pembayaran yanp sah dan Bangga sebagai pemersatu Bangsa. Sedangkan maksud dari “Paham Rupiah” adalah agar masyarakat dapat mamahmi uang Rupiah dapat digunakan sebagai alat bertransaksi yang sah, berbelanja dan berhemat sebagai tabungan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD