AALI
9500
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
705
ACST
167
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
765
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3080
AGAR
316
AGII
2310
AGRO
850
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
84
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1615
AKRA
1180
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
296
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.01
-0.11%
-0.58
IHSG
7086.85
0.03%
+2.19
LQ45
1007.14
-0.07%
-0.66
HSI
20045.77
-0.77%
-156.17
N225
28249.24
0.26%
+73.37
NYSE
15273.23
0.32%
+49.03
Kurs
HKD/IDR 675
USD/IDR 14,929
Emas
853,771 / gram

Kabar Gembira! Arab Saudi Tak Pernah Larang Jamaah Divaksin Sinovac

ECONOMICS
Widya Michella
Kamis, 29 April 2021 13:39 WIB
Pemerintah Arab Saudi memberlakukan kewajiban vaksin terhadap jemaah haji yang ingin datang ke Arab Saudi.
Kabar Gembira! Arab Saudi Tak Pernah Larang Jamaah Divaksin Sinovac. (Foto: MNC Media)
Kabar Gembira! Arab Saudi Tak Pernah Larang Jamaah Divaksin Sinovac. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Arab Saudi memberlakukan kewajiban vaksin terhadap jemaah haji yang ingin datang ke Arab Saudi. Meski demikian, mereka tidak menyebutkan jenis vaksin apa yang boleh tetap masuk maupun dilarang.

Hal ini ditegaskan oleg Kementerian Kesehatan, di mana Arab Saudi tidak pernah menyatakan pelarangan vaksinasi covid-19 dengan merek tertentu bagi jemaah haji. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusup Singka, dalam Bahtsul Masail Perhajian di Ciawi, Bogor, Rabu,(28/04/2021).

Ia menjelaskan Arab Saudi lebih menekankan kewajiban calon jemaah haji dan umrah untuk divaksinasi covid-19 sebelum masuk ke Arab Saudi. Maka dari itu, Eka mengimbau calon jemaah haji untuk segera mengikuti program vaksinasi covid-19.

"Kepada jemaah haji dan umrah segera memvaksinkan diri di tempatnya masing-masing. Karena datanya sudah dimasukkan ke dalam P-care, dan nanti dapat  melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan yang tersedia,"kata Eka.

Sebelumnya, Kemenkes telah menetapkan skema vaksinasi terhadap calon jemaah haji 2021 dengan membagi  ke dalam dua kelompok terdiri atas kelompok lanjut usia (lansia) dan masyarakat rentan.

"Rentan ini karena mereka melakukan perjalanan lintas negara. Hanya yang memenuhi syarat vaksinasi yang akan memperoleh vaksinasi Covid-19. Kalau ada komorbid, tentunya tidak akan dilakukan vaksinasi, penyuntikan tidak akan kita lakukan.

"Pemerintah Saudi, dalam hal ini Kementerian Kesehatan meminta agar seluruh jemaah haji dan umrah dilengkapi dengan bukti vaksinasi, yaitu sertifikat vaksinasi. Seperti halnya vaksinasi meningitis,” tutur Eka. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD