sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kadin Jepang Beri Catatan Keamanan Pangan Program MBG, Tawarkan Kolaborasi

Economics editor Tangguh Yudha
17/01/2026 16:00 WIB
Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) atau Kadin Jepang menyampaikan kekaguman atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kadin Jepang Beri Catatan Keamanan Pangan Program MBG, Tawarkan Kolaborasi. (Foto iNews Media Group)
Kadin Jepang Beri Catatan Keamanan Pangan Program MBG, Tawarkan Kolaborasi. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) atau Kadin Jepang menyampaikan kekaguman atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap harinya. Jumlah tersebut dinilai setara dengan hampir setengah dari total populasi Jepang.

Kekaguman itu disampaikan delegasi JCCI yang secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Putih, Sawangan, Depok. Dalam kunjungan tersebut, Jepang melihat bagaimana pemerintah Indonesia mengembangkan sistem MBG secara cepat, terstruktur, dan dalam skala yang sangat besar.

“Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding. Kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas serta keamanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” ujar Ketua delegasi JCCI Hayashi Hiroto dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Meski demikian, Hayashi memberikan sejumlah catatan terkait aspek keamanan pangan. Dia menilai petunjuk teknis dan standar operasional MBG di Indonesia telah memenuhi standar tinggi dan hampir setara dengan Jepang, namun terdapat perbedaan pada tahap proses memasak.

“Yang membedakan adalah pada tahap memasak. Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan makanan aman,” katanya.

Selain menyampaikan masukan, delegasi Jepang juga menawarkan kerja sama berupa program magang bagi siswa SMK Yayasan Bina Mulia jurusan Tata Boga. Jepang juga membuka peluang pelatihan bagi Kepala SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya transfer pengetahuan.

Sebagai informasi, Jepang telah menjalankan program makan siang sekolah sejak 1889 atau lebih dari 137 tahun lalu. Pengalaman panjang tersebut dinilai relevan sebagai referensi dalam meningkatkan kualitas dan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement