AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Kasus Covid-19 Sukses Ditekan, Bahlil: Dikirain Enggak Bisa Urus Pandemi

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 25 Januari 2022 16:44 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19.
Kasus Covid-19 Sukses Ditekan, Bahlil: Dikirain Enggak Bisa Urus Pandemi. (Foto: MNC Media)
Kasus Covid-19 Sukses Ditekan, Bahlil: Dikirain Enggak Bisa Urus Pandemi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19. Meski awalnya kebijakan yang dijalankan pemerintah sempat dilecehkan dan ditertawakan.

"Ternyata konsep Indonesia dalam pengendalian Covid-19 itu ya cuma 2 saja, gas dan rem. Gas itu bagaimana ini ekonomi dijaga, rem itu bagaimana kita kendalikan Covid-19 dengan PPKM level 3, 2, 1," ujarnya dalam Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI, Selasa (25/1/2022).

Indonesia sendiri tercatat menjadi 1 dari 5 negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik. Lalu, jumlah vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat mencapai urutan ke-4 di dunia.

Menurut Bahlil, langkah satu-satunya untuk memulihkan ekonomi negara ialah dengan mengendalikan pandemi Covid-19. Hal ini harus dilakukan meskipun Indonesia sempat mendapat kritik pada awal pemberlakuan kebijakannya.

"Sekalipun di awal kita dilecehkan dan ditertawai, tapi itulah ciri pemimpin kalau berasal dari kampung. Selalu ditertawai, dikirain nggak bisa urus pandemi," ujarnya.

Lanjutnya, konsep gas dan rem ini sederhana namun tidak bisa dijalankan negara-negara lain yang fasilitas kesehatannya jauh lebih mutakhir ketimbang Indonesia.

"Di Eropa yang konon fasilitas kesehatannya sudah terencana sejak Indonesia belum merdeka, itu saja tidak mampu menyaingi bagaimana desain strategi yang dibangun Indonesia. Jerman, Italia, Belanda, itu tidak mampu," katanya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD