AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Kawal Ketat Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir Tak Mau Kasus Jiwasraya Terulang

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Kamis, 23 Juni 2022 17:00 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir wanti-wanti agar tidak terjadi lagi praktik korupsi dana pensiun (Dapen) BUMN.
Kawal Ketat Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir Tak Mau Kasus Jiwasraya Terulang (Dok.MNC)
Kawal Ketat Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir Tak Mau Kasus Jiwasraya Terulang (Dok.MNC)

 IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir wanti-wanti agar tidak terjadi lagi praktik korupsi dana pensiun (Dapen) BUMN. Kekhawatiran itu dilatarbelakangi kasus mega korupsi di internal PT Jiwasraya (Persero). 

Dia memastikan perbaikan ekosistem Dapen BUMN terus diperbaiki. Salah satunya dengan menggodok penerapan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. 

"Yang namanya dana pensiun karyawan. Sekarang saya akan perbaiki dana pensiun. Saya tidak mau Jiwasraya terjadi di dana dana pensiun BUMN. saya tidak mau korupsi yang terjadi di dana pensiun seperti Asabri terjadi di tempat-tempat kita," ujar Erick melalui akun instagram, Kamis 
(23/6/2022).

Erick mengaku terus mengawal Dapen BUMN dengan melakukan 'bersih-bersih' terhadap tindak pidana korupsi atau hal-hal yang melanggar hukum. Upaya ini dilakukan  hingga periodisasi atau kepemimpinannya di Kementerian BUMN berakhir. 

"Saya titip ke Direksi, program 1 tahun ini saya bersama Wamen adalah bersih-bersih dana pensiun. Ini sebagai tanggung jawab kita hari ini dan masa depan karena semua yang ada di sini akan pensiun," kata dia.


Dia mencatat dana pensiun BUMN masih menjadi tempat bagi para koruptor. Erick ingin menghentikan perampokan dengan membenahi sistem yang ada.

Adapun cara Erick memperbaiki tata kelola  dengan merampingkan 108 dana pensiun. Menurutnya dapen BUMN menjadi satu kekuatan bagi BUMN. Meski begitu, ada potensi korupsi yang bisa saja terjadi akibat pengelolaan dana investasi yang serampangan.

Erick memahami investasi merupakan bisnis kepercayaan. Praktik pidana korupsi yang terjadi di internal perusahaan pelat merah seperti, Asabri dan Jiwasraya, memberi dampak kepercayaan bagi investor. Bila kepercayaan tidak dipulihkan, maka akan berdampak pada eksistensi perseroan negara lainnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD