sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementan Jamin Stok Minyak Goreng Aman hingga Lebaran

Economics editor Tangguh Yudha
02/03/2026 16:41 WIB
Ini didukung oleh produksi dan stok Crude Palm Oil (CPO) nasional yang dinilai mencukupi
Kementan Jamin Stok Minyak Goreng Aman hingga Lebaran (Foto: iNews Media Group)
Kementan Jamin Stok Minyak Goreng Aman hingga Lebaran (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan minyak goreng selama Ramadan hingga Lebaran 2026. 

Ini didukung oleh produksi dan stok Crude Palm Oil (CPO) nasional yang dinilai mencukupi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Abdul Roni Angkat menyebut, pemerintah telah menyiapkan stok dan produksi di tingkat hulu guna mengantisipasi peningkatan konsumsi yang secara historis naik 10-15 persen selama Ramadan.

Menurut Roni, kekuatan sektor hulu kelapa sawit menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan minyak goreng nasional. Hal ini juga dilakukan seiring dengan dukungan terhadap kebijakan energi melalui program mandatori biodiesel B40/B50.

Berdasarkan hasil monitoring lapangan dan sinkronisasi data spasial perkebunan, produksi CPO nasional pada 2026 menunjukkan tren positif. Pemerintah juga menjaga keseimbangan alokasi CPO antara kebutuhan pangan domestik dan sektor energi.

Roni menegaskan, pengaturan ritme pasokan dilakukan secara cermat agar peningkatan kebutuhan biodiesel tidak mengurangi kuota bahan baku minyak goreng, baik dalam bentuk curah maupun kemasan, termasuk Minyakita.

Sistem pemantauan berbasis digital turut dioptimalkan untuk melacak distribusi Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS), khususnya di sentra produksi seperti Riau, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utara.

“Koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan, terus diperkuat guna mencegah potensi hambatan distribusi dari pabrik hingga ke tahap pengemasan,” kata Roni.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan, stabilitas pasokan pangan, khususnya minyak goreng, menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kami memastikan produksi CPO nasional dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk menghadapi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan. Di saat yang sama, komitmen terhadap program biodiesel tetap berjalan secara terukur dan terkendali,” ujar Mentan Amran.

Berdasarkan rekapitulasi data stok komoditas perkebunan per 31 Januari 2026, posisi cadangan nasional tercatat dalam kondisi terkendali. Pemantauan rutin terhadap stok di tingkat hulu, termasuk kapasitas tangki timbun dan distribusi bahan baku, menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan.

Amran menambahkan, penguatan sektor hulu menjadi fondasi utama dalam menjaga keseimbangan pangan dan energi. Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terus dipacu guna meningkatkan produktivitas kebun rakyat.

“Kunci stabilitas ada pada produktivitas. Melalui PSR dan pendampingan teknis, kita dorong peningkatan hasil panen per hektare agar mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan industri dan konsumsi domestik,” kata Mentan Amran.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement