AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Kementan Ungkap Penyebab Virus PMK Menyebar dengan Cepat

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 16 Juni 2022 20:15 WIB
Kementan mengungkapkan bahwa penularan PMK tersebut disebabkan beberapa hal.
Kementan Ungkap Penyebab Virus PMK Menyebar dengan Cepat FOTO: MNC Media)
Kementan Ungkap Penyebab Virus PMK Menyebar dengan Cepat FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Virus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) kian meluas penyebarannya, dan menyerang banyak hewan ternak. Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan bahwa penularan PMK tersebut disebabkan beberapa hal.

Kepala Biro Komunikasi Kementan, Kuntoro Boga mengatakan salah faktor yang membuat penyebaran virus PMK cepat meluas saat ini adalah metode penularannya. 

"Penularan virus bersifat airborn yang membuat penularan bisa cepat hingga radius 10KM maka penyebaran PMK memang sangat tinggi," ujar Kuntoro Boga dalam konferensi pers virtual, Kamis (16/6/2022).

Selain itu menurut Kuntoro Boga yang menjadi faktor cepat meluasnya wabah PMK adalah terkait momentum jelang perayaan idul adha. Seperti diketahui pada perayaan idu adha tersebut permintaan hewan ternak cenderung naik.

"Kondisi yang terjadi saat ini juga bertepatan dengan kesiapan kita jelang hari raya idul adha, sehingga lalulintas ternak di daerah sentra terjadi lebih cepat dari kondisi normal, dan dapat mempercepat penularan virus PMK," kata Kuntoro Boga.

Oleh karenya, saat ini pemerintah terpaksa memperketat lalulintas hewan ternak untuk mencega penyebaran dan penularan virus PMK ke daerah lain yang belum terjangkit.

"Salah satunya adalah dengan menerapkan check point, karantina hewan dan tol laut, serta menghindari lalulintas dari zona hijau ke zona wabah," lanjutnya.

Terkahir di informasikan Kementan setidaknya saat ini sudah terdapat 18 Provinsi serta 180 kabupaten di seluruh Indonesia. Setidaknya sudah terdapat 151.536 ekor sapi yang sakit, dan 698 ekor hewan yang mati.

Melihat hal tersebut Kementan mengambil upaya percepatan penyuntikan vaksinasi pada sentra peternakan hewan, khususnya yang rentan tertular wabah PMK.

Adapun pengadaan vaksin, Kementan bakal menggunakan dana darurat untuk mendapatkan vaknis sebayak 3 juta dosis. Pada tahapan pertama didatangkan 800 ribu dosis yang dikatakan Kuntoro Boga akan tiba malam nanti.

"Mengingat jumlah vaksin darurat sangat terbatas, maka penyuntikan vaksin akan diperuntukkan pada hewan sehat yang berada di zona merah dan kuning, wilayah pembibitan dan sentra peternakan sapi perah," tutup Kuntoro. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD