AALI
8050
ABBA
222
ABDA
0
ABMM
805
ACES
1340
ACST
222
ACST-R
0
ADES
1825
ADHI
865
ADMF
8100
ADMG
154
ADRO
1290
AGAR
404
AGII
1190
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
300
AHAP
65
AIMS
374
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3130
AKSI
476
ALDO
735
ALKA
234
ALMI
242
ALTO
374
Market Watch
Last updated : 2021/06/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.88
0.99%
+4.52
IHSG
6087.84
1.53%
+91.59
LQ45
868.47
1.11%
+9.54
HSI
28309.76
-0.63%
-179.24
N225
28884.13
3.12%
+873.20
NYSE
16411.98
1.66%
+268.03
Kurs
HKD/IDR 1,852
USD/IDR 14,400
Emas
823,703 / gram

Kerja Sama KSP dan BPKS Siap Optimalkan Potensi Pelabuhan Bebas Sabang

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Jum'at, 11 Juni 2021 22:37 WIB
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi turut menindaklanjuti penandatanganan kerja sama antara Krakatau Bandar Samudera (KSP) dengan BPKS.
MNC Media

IDXChannel - Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi turut menindaklanjuti penandatanganan kerja sama antara Krakatau Bandar Samudera (KSP) dengan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) serta meninjau pengembangan Pelabuhan Bebas Sabang

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Basilio Dias Araujo mengatakan pelabuhan Bebas Sabang dapat meningkatkan dan mengoptimalkan konektivitas maritim.

“Pemerintah RI melalui Kemenko Marves sangat mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh KBS dan BPKS ini,” sebut Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Basilio Dias Araujo di Jakarta, Jumat (11/6/2021)

Selain meningkatkan dan mengoptimalkan konektivitas maritim, kerja sama ini juga diharap mampu mengembangkan sektor logistik yang dapat memperkuat rantai pasok global melalui jalur-jalur laut atau wilayah perairan strategis di Indonesia.

“Kerja sama ini dapat mendorong pengembangan dan revitalisasi penataan kawasan Sabang dan Cilegon-Banten menjadi salah satu poros logistik maritim, terutama komoditas penting dan curah di Indonesia,” sambung Deputi Basilio.

Deputi Basilio juga mengungkapkan bahwa Pelabuhan Bebas Sabang sangat strategis dan siap secara infrastrukturnya untuk dijadikan First Emergency Call-Response Port terutama di masa pandemi Covid-19. 

"Kita perlu manfaatkan momentum global pandemi ini untuk benefit ekonomi dan pemberdayaan pemerintah daerah," jelas Basilio.

Dijelaskan oleh Deputi Basilio, Indonesia sebagai pengusung Resolusi PBB 75/17 berkomitmen untuk melindungi pelaut global, dan  didukung 71 negara serta diadopsi pada tanggal 1 Desember 2020 di New York,  meminta negara-negara untuk memfasilitasi masuknya  kapal-kapal asing untuk menurunkan Pelaut sesuai Protokol Covid-19.

Pembangunan dan pengembangan transportasi laut ini dinilai sudah sangat mendesak untuk segera direalisasikan guna pemenuhan target rencana strategis serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat terutama jasa layanan moda transportasi laut bidang logistik dan kepelabuhanan.

“Rencana strategis ini akan mendorong sumber pembiayaan lain di luar APBN atau _creative financing_ (keuangan kreatif) yang didukung _banking system_ (sistem perbankan),” terang Deputi Basilio.

Pengembangan ini tentunya juga didukung oleh potensi ekonomi di wilayah Selat Malaka. Dalam pemaparannya, Deputi Basilio mengungkapkan bahwa jumlah kapal yang melintasi Selat Malaka hingga Selat Singapore mampu mencapai 120.000 kapal di tahun 2020. Karena itu juga, diperlukan sinergi antara BUMN dan Badan Usaha dalam rangka melakukan percepatan rencana pembangunan kawasan pelabuhan yang bernilai sangat strategis di Indonesia.

“Ke depannya, Kemenko Marves akan mendorong swasta dan asosiasi terkait untuk berperan dalam pembangunan ekosistem transportasi maritim, terutama menjaga kestabilan dan keberlanjutan rantai pasok global untuk _essential commodities_ (komoditas esensial),” pungkas Deputi Basilio. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD