sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ketenagakerjaan RI Masuk Lampu Kuning, Segini Jumlah Orang yang Tak Terserap Pasar Kerja

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
14/04/2026 14:02 WIB
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Bob Azam, menuturkan 1,5 juta orang tidak terserap di pasar kerja setiap tahunnya.
Ketenagakerjaan RI Masuk Lampu Kuning, Segini Jumlah Orang yang Tak Terserap Pasar Kerja. Foto: iNews Media Group.
Ketenagakerjaan RI Masuk Lampu Kuning, Segini Jumlah Orang yang Tak Terserap Pasar Kerja. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Bob Azam, mengatakan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini dalam status lampu kuning. Dia menuturkan, masih ada 1,5 juta orang tidak terserap di pasar kerja setiap tahunnya. 

"Saat ini kondisi ketenagakerjaan kita dalam posisi lampu kuning, karena setiap tahun ada 3,5 juta pencari kerja baru yang masuk ke dunia kerja," ujarnya dalam Rapat Panja RUU Ketenagakerjaan bersama Komisi I DPR RI, Selasa (14/4/2026).

Dari 3,5 juta pencari kerja dan pertumbuhan ekonomi di angka 5 persen, hanya akan mampu menciptakan sekitar 2 juta lapangan kerja, dan sisanya tidak terserap pasar. 

"Pertumbuhan kita, setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi kita bisa menyerap sekitar 200 sampai 400 ribu, 400 ribu kalau investornya padat karya semua, kalau lebih banyak padat modal mungkin hanya 200 ribu," tuturnya. 

Kondisi ini, menurut Bob, akan membuat para pencari kerja beralih dari sektor formal ke informal sehingga ke depan diproyeksikan bakal makin banyak masyarakat Indonesia yang bekerja di sektor informal. Kontribusinya terhadap pembayaran pajak pun akan lebih rendah dibanding pekerja sektor formal. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement