AALI
9925
ABBA
302
ABDA
6550
ABMM
1405
ACES
1280
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3430
ADHI
835
ADMF
7650
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
362
AGII
1400
AGRO
1245
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1290
ALKA
298
ALMI
0
ALTO
256
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.49
-1.21%
-6.23
IHSG
6661.96
-0.96%
-64.41
LQ45
948.69
-1.15%
-11.08
HSI
24709.09
-1.03%
-256.46
N225
27446.70
-0.28%
-75.56
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
846,663 / gram

Ketua DPD Tak Setuju Indonesia Disebut Gagal Tangani Pandemi Covid-19

ECONOMICS
Felldy Utama
Senin, 16 Agustus 2021 10:41 WIB
Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattaliti, menyatakan tak setuju dengan pandangan sejumlah pihak yang menyebut Indonesia sebagai negara yang gagal.
Ketua DPD Tak Setuju Indonesia Disebut Gagal Tangani Pandemi Covid-19. (Foto: MNC Media)
Ketua DPD Tak Setuju Indonesia Disebut Gagal Tangani Pandemi Covid-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattaliti, menyatakan tak setuju dengan pandangan sejumlah pihak yang menyebut Indonesia sebagai negara yang gagal dalam menangani pandemi Covid-19.

Hal itu dia tegaskan dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021).

LaNyalla mengatakan, bahwa penanganan pandemi perlu diapresiasi atas upaya dan usaha yang telah dilakukan pemerintah. Menurutnya, tidak mudah, menangani di sektor kesehatan dengan menjaga keseimbangan di sektor ekonomi.

"Oleh karena itu, kami tidak setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa negara telah gagal dalam menangani pandemi ini. Bahwa ada kekurangan, memang harus diakui," kata dia menegaskan.

Mantan Ketua Umum PSSI itu menyebut bahwa perlu disampaikan terkait dengan Pemulihan Ekonomi Nasional, dimana Indonesia mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi. Meskipun masih didominasi belanja konsumsi yang juga ditopang government spending

"Tentu kami berharap pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh indikator Purchasing Managers Index Manufaktur Indonesia yang baik," ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap industri yang berjalan bukan hanya didominasi industri farmasi saja. Tetapi juga industri yang padat karya lainnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD