AALI
8050
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1260
ACES
1320
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
690
ADMF
7675
ADMG
210
ADRO
1365
AGAR
0
AGII
1775
AGRO
2430
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
396
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3660
AKSI
420
ALDO
630
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
440.86
0.61%
+2.68
IHSG
6096.41
0.43%
+26.37
LQ45
828.39
0.65%
+5.34
HSI
25956.22
-0.02%
-4.81
N225
27761.68
1.75%
+478.09
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,859
USD/IDR 14,460
Emas
844,281 / gram

Kinerja Pertamina Positif, Cetak Laba Rp15,3 Triliun di 2020

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Senin, 14 Juni 2021 18:15 WIB
PT Pertamina (Persero) berhasil mencatat kinerja keuangan yang positif pada tahun 2020 dengan mencetak laba bersih USD1,05 Miliar.
PT Pertamina (Persero) berhasil mencatat kinerja keuangan yang positif pada tahun 2020 dengan mencetak laba bersih USD1,05 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) berhasil mencatat kinerja keuangan yang positif pada tahun 2020 dengan mencetak laba bersih konsolidasian (Audited) sebesar USD1,05 miliar atau sekitar Rp 15,3 triliun (asumsi nilai tukar Rupiah selama tahun 2020 Rp14.572 per Dolar AS).

Pjs Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman menyebut, Pertamina masih membukukan pendapat yang baik meski sepanjang 2020 seluruh sektor ekonomi global dan industri minyak dunia terdampak akibat pandemi Covid-19. 

Kinerja keuangan positif tersebut juga ditunjukkan dengan EBITDA sebesar USD7,6 miliar dengan EBITDA Margin 18,3%. Hal ini menunjukkan kondisi keuangan Pertamina aman dan mampu bertahan di tengah krisis ekonomi global.

Kinerja 2020 Pertamina tersebut telah mendapatkan persetujuan pemegang saham yang disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Selasa (14/6/2021).

"Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, Pertamina melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja, sesuai dengan arahan Menteri BUMN, yaitu melakukan transformasi, optimasi, efisiensi, dan akuntabilitas secara konsisten di seluruh lini perusahaan sehingga pendapatan konsolidasian di akhir 2020 dapat mencapai USD 41,47 Miliar," ujar Fajriyah, Senin (14/6/2021). 

Sejak 25 Mei 2021 lalu, Pertamina telah menerima Laporan Auditor Independen 2020 yang disampaikan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material. 

Sebagai BUMN, laporan ini juga telah diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan BPK. Fajriyah menuturkan, kinerja keuangan positif yang ditorehkan Pertamina pada 2020 akan menjadi acuan bagi seluruh jajaran manajemen perusahaan, baik di holding maupun sub holding dalam menetapkan dan menjalankan program kerja di 2021.

“Pandemi Covid 19 belum usai, kinerja keuangan dan operasional 2020 menjadi positive driver untuk mewujudkan aspirasi pemegang saham menjadi perusahaan energi global di masa depan dengan nilai perusahaan mencapai USD 100 Miliar,” kata dia. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD