AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

KKP Ajari Kaum Milenial Budidaya Udang Vaname

ECONOMICS
Taufik Fajar/Okezone
Rabu, 17 Maret 2021 06:17 WIB
Untuk meningkatkan produksi dan ekspor udang, Kementerian Kelautan dan Perikanan membuat program Millenial Shrimp Farming (MSF) di Situbondo, Jawa Timur.
KKP Ajari Kaum Milenial Budidaya Udang Vaname (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Untuk meningkatkan produksi dan ekspor udang, Kementerian Kelautan dan Perikanan membuat program Millenial Shrimp Farming (MSF) di Situbondo, Jawa Timur. Tujuan program tersebut sebagai percontohan budidaya udang vaname yang dilakukan anak-anak muda alias kaum milenial.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, konsep tambak milenial ini memiliki beberapa keunggulan dengan tetap  memperhitungkan keberlanjutan lingkungan dan juga keberlanjutan usaha.

"MSF ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya konstruksi lebih murah kalau dibandingkan dengan tambak konvensional, operasionalnya juga mudah, manajemen risikonya lebih rendah, sudah menerapkan digitalisasi data operasional, dan yang tak kalah penting, memperhitungkan keberlanjutan usaha dan lingkungan. Karena dalam satu klasternya harus memiliki unit pengolahan limbah,  kolam tandon dan juga kolam sedimentasi," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/3/2021).

Program tambak milenial tersebut untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Diperlukan pengembangan perikanan budidaya yang didukung kajian ilmiah dan perencanaan bisnis yang matang. 

"Seperti kita ketahui, perikanan budidaya mendapat perhatian Presiden Joko Widodo. KKP mendapat mandat untuk mengoptimalkan produksi perikanan budidata, sebanding dengan potensi yang dimiliki," ungkap Menteri Trenggono. 

Menteri Trenggono juga menjelaskan bahwa KKP fokus pada produk eskpor komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yaitu udang, lobster dan rumput laut. 

Menurutnya, komoditas udang dipilih menjadi prioritas berdasarkan data ekspor periode 2020. Diketahui, volume ekspor udang Indonesia mencapai 239.227 ton, dengan nilai USD2,04 miliar. 

"Diperlukan para kaum milenial yang memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi terutama dalam dunia industri 4.0. Kita ini punya potensi besar, sehingga perlu kita libatkan kaum milenial untuk mengenal dan terjun langsung dalam dunia akuakultur," tandas dia. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD