AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23466.39
-1.26%
-300.30
N225
27924.96
-0.37%
-104.61
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

KKP Ajari Kaum Milenial Budidaya Udang Vaname

ECONOMICS
Taufik Fajar
Rabu, 17 Maret 2021 06:17 WIB
Untuk meningkatkan produksi dan ekspor udang, Kementerian Kelautan dan Perikanan membuat program Millenial Shrimp Farming (MSF) di Situbondo, Jawa Timur.
KKP Ajari Kaum Milenial Budidaya Udang Vaname (FOTO: MNC Media)
KKP Ajari Kaum Milenial Budidaya Udang Vaname (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Untuk meningkatkan produksi dan ekspor udang, Kementerian Kelautan dan Perikanan membuat program Millenial Shrimp Farming (MSF) di Situbondo, Jawa Timur. Tujuan program tersebut sebagai percontohan budidaya udang vaname yang dilakukan anak-anak muda alias kaum milenial.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, konsep tambak milenial ini memiliki beberapa keunggulan dengan tetap  memperhitungkan keberlanjutan lingkungan dan juga keberlanjutan usaha.

"MSF ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya konstruksi lebih murah kalau dibandingkan dengan tambak konvensional, operasionalnya juga mudah, manajemen risikonya lebih rendah, sudah menerapkan digitalisasi data operasional, dan yang tak kalah penting, memperhitungkan keberlanjutan usaha dan lingkungan. Karena dalam satu klasternya harus memiliki unit pengolahan limbah,  kolam tandon dan juga kolam sedimentasi," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/3/2021).

Program tambak milenial tersebut untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Diperlukan pengembangan perikanan budidaya yang didukung kajian ilmiah dan perencanaan bisnis yang matang. 

"Seperti kita ketahui, perikanan budidaya mendapat perhatian Presiden Joko Widodo. KKP mendapat mandat untuk mengoptimalkan produksi perikanan budidata, sebanding dengan potensi yang dimiliki," ungkap Menteri Trenggono. 

Menteri Trenggono juga menjelaskan bahwa KKP fokus pada produk eskpor komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yaitu udang, lobster dan rumput laut. 

Menurutnya, komoditas udang dipilih menjadi prioritas berdasarkan data ekspor periode 2020. Diketahui, volume ekspor udang Indonesia mencapai 239.227 ton, dengan nilai USD2,04 miliar. 

"Diperlukan para kaum milenial yang memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi terutama dalam dunia industri 4.0. Kita ini punya potensi besar, sehingga perlu kita libatkan kaum milenial untuk mengenal dan terjun langsung dalam dunia akuakultur," tandas dia. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD