sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Krisis Geopolitik Dinilai Tingkatkan Risiko PHK di Industri RI

Economics editor Tangguh Yudha
07/04/2026 17:10 WIB
Lonjakan harga energi ini berpotensi meningkatkan biaya produksi perusahaan sehingga mendorong langkah efisiensi, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK).
Krisis Geopolitik Dinilai Tingkatkan Risiko PHK di Industri RI. Foto: iNews Media Group.
Krisis Geopolitik Dinilai Tingkatkan Risiko PHK di Industri RI. Foto: iNews Media Group.

Selain faktor energi akibat konflik internasional, Said Iqbal juga menyoroti kebijakan impor yang dinilai berpotensi menekan penyerapan tenaga kerja domestik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah masuknya kendaraan impor dari luar negeri yang dianggap mengurangi peluang produksi di dalam negeri.

Dia menjelaskan, apabila produksi dilakukan di Indonesia, maka rantai pasok industri dapat menyerap puluhan ribu tenaga kerja mulai dari sektor komponen, logistik, hingga distribusi. Namun, jika Pemerintah memilih untuk melakukan impor langsung dari luar negeri, maka ancaman hilangnya pekerjaan semakin nyata.

“Ini bukan sekadar soal harga lebih murah. Ini soal hilangnya lapangan kerja,” kata Said Iqbal.


(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement