sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kunjungan Wisman Tumbuh 8,24 Persen, Devisa Pariwisata Tembus USD4,05 Miliar

Economics editor Shifa Nurhaliza Putri
06/06/2026 15:44 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan capaian tersebut menunjukkan daya saing sektor pariwisata nasional yang tetap terjaga di pasar global.
Kunjungan Wisman Tumbuh 8,24 Persen, Devisa Pariwisata Tembus USD4,05 Miliar. (Foto: Ilustrasi)
Kunjungan Wisman Tumbuh 8,24 Persen, Devisa Pariwisata Tembus USD4,05 Miliar. (Foto: Ilustrasi)

Dari sisi pintu masuk, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menjadi gerbang utama kedatangan wisatawan asing dengan 552.961 kunjungan pada April 2026. Posisi berikutnya ditempati Bandara Soekarno-Hatta dengan 227.830 kunjungan dan Batam melalui jalur laut sebanyak 110.535 kunjungan.

Sementara berdasarkan negara asal, Malaysia menjadi penyumbang wisatawan terbesar dengan 207.957 kunjungan, disusul Australia 157.960 kunjungan, China 133.986 kunjungan, Singapura 111.439 kunjungan, dan Timor-Leste 75.477 kunjungan.

Peningkatan jumlah wisatawan turut berdampak pada penerimaan devisa sektor pariwisata. Data Bank Indonesia menunjukkan devisa pariwisata pada kuartal I-2026 mencapai USD4,05 miliar atau sekitar Rp68,28 triliun, meningkat 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD3,81 miliar.

Di sisi domestik, aktivitas perjalanan wisata juga terus bertumbuh. Hingga April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain mencatat pertumbuhan kunjungan dan devisa, Kementerian Pariwisata juga terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan melalui koordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement