Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba bruto sebesar 18,81 persen, dari Rp5,72 triliun pada semester I-2025 menjadi Rp6,79 triliun pada semester I-2026. Pada periode yang sama, laba usaha meningkat 25,79 persen, dari Rp3,71 triliun menjadi Rp4,66 triliun.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kegiatan bisnis utama KAI Group terus menguat seiring pertumbuhan layanan, peningkatan produktivitas, pengelolaan biaya, serta sinergi seluruh entitas perusahaan.
“Pertumbuhan pendapatan dan laba usaha menjadi modal penting bagi KAI untuk menjaga keselamatan perjalanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kinerja bisnis yang kuat juga mendukung keberlanjutan pengembangan layanan penumpang dan barang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).
Sepanjang semester I-2026, KAI Group melayani 258.993.359 pelanggan, meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 240.805.920 pelanggan. Pelayanan tersebut mencakup layanan dengan skema kewajiban pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO), KA Perintis, penugasan pemerintah, serta layanan komersial.