AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Mantap! Transaksi China dan Indonesia Tak Lagi Pakai Dolar AS

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 23 Juli 2021 10:28 WIB
BI menyatakan transaksi dagang antara Indonesia dan China siap menggunakan mata uang rupiah-yuan, sehingga nantinya tak lagi menggunakan dolar AS. 
Transaksi China dan Indonesia Tak Lagi Pakai Dolar AS, Melainkan Menggunakan Yuan (Ilustrasi)
Transaksi China dan Indonesia Tak Lagi Pakai Dolar AS, Melainkan Menggunakan Yuan (Ilustrasi)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 menyusul merebaknya virus Covid-19 varian Delta.

Selain menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun ini, dalam pemaparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Edisi Juli, Kamis (22/7/2021), Bank Indonesia juga menyatakan transaksi dagang antara Indonesia dan China siap menggunakan mata uang rupiah-yuan, sehingga nantinya tak lagi menggunakan dolar AS. 

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut seluruh persyaratan yang dibutuhkan dalam kerja sama local currency settlement (LCS) sudah selesai.

"Kabar gembira bahwa seluruh persyaratan sudah selesai. Bahkan kami sudah sosialisasikan LCS itu dengan kementerian/lembaga, dunia usaha, dan terus kita dorong untuk dukung ekspor. Teknis operasional dan penunjukan bank-bank untuk memfasilitasi LCS ini juga sudah ditunjuk. Harapannya, transaksi dagang antara kedua negara bisa semakin ditingkatkan," ungkap Gubernur BI, dalam paparannya secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Secara tegas, Perry menyampaikam bahwa nantinya aturan ini tidak hanya berlaku untuk transaksi dagang antara Indonesia dan China. Penggunaan kedua mata uang ini akan diperluas ke sektor lain seperti berbagai produk pasar uang.

"Informasi ini juga disampaikan kepada bank-bank yang ditunjuk untuk memfasilitasi LCS agar mau juga menyediakannya bagi transaksi pasar uang seperti valuta asing hingga Surat Berharga Negara (SBN)," katanya.

Sekadar diketahui, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pergerakan nilai tukar Rupiah relatif terkendali di tengah kembali meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global. 

Diketahui nilai tukar Rupiah per 21 Juli 2021 melemah 0,29 persen secara point to point dan 1,14 persen secara rerata dibandingkan dengan level akhir Juni 2021. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD