"Modifikasi tarif ini terutama bertujuan untuk melindungi hampir 350.000 pekerjaan di sektor-sektor sensitif seperti alas kaki, tekstil, pakaian, baja, dan otomotif, sekaligus berkontribusi pada reindustrialisasi yang berdaulat, berkelanjutan, dan inklusif," kata Kementerian Ekonomi Meksiko dalam sebuah pernyataan.
Pungutan tersebut juga akan memberikan tambahan pendapatan pemerintah sebesar USD3,76 miliar tahun depan karena Meksiko berupaya mengurangi defisit fiskalnya.
Banyak analis politik dan perdagangan percaya bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk menenangkan pemerintahan Amerika Serikat (AS) menjelang peninjauan perjanjian perdagangan AS-Meksiko-Kanada (USMCA) yang akan datang. (Wahyu Dwi Anggoro)