sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mendag Busan Tekankan Waralaba Harus Teruji sebelum Ditawarkan ke Mitra

Economics editor Tangguh Yudha
22/06/2026 14:46 WIB
Pemerintah tidak menginginkan setiap usaha dengan mudah menawarkan skema waralaba tanpa melalui proses pembuktian yang memadai.
Mendag Busan Tekankan Waralaba Harus Teruji sebelum Ditawarkan ke Mitra
Mendag Busan Tekankan Waralaba Harus Teruji sebelum Ditawarkan ke Mitra

Lebih lanjut, Busan menilai model bisnis waralaba dapat menjadi alternatif yang menarik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memulai usaha namun tidak ingin merintis dari awal.

Menurutnya, banyak calon pelaku usaha yang memiliki modal, tetapi masih kebingungan menentukan jenis usaha yang akan dijalankan. Kondisi tersebut kerap membuat rencana bisnis tidak pernah terealisasi.

"Kadang-kadang kalau teman-teman misalnya punya modal itu suka bingung, saya mau bikin usaha apa? Kalau mulai dari nol itu, pikirannya kemana-mana terus akhirnya karena banyak yang dipikirkan malah gak jadi. Tetapi salah satu solusinya adalah dengan waralaba," kata dia.

Dia menjelaskan, dalam bisnis waralaba, calon mitra tidak perlu membangun sistem usaha dari awal karena produk, manajemen, hingga model bisnis umumnya sudah tersedia dan teruji.

"Ketika kita ikut waralaba kan sebenarnya sudah ada. Sudah ada barangnya, manajemennya sudah ada. Jadi kita seperti yang kurang lebih sudah hampir tanam modal ya saham gitu, tapi dalam bentuk yang berbeda, kita dalam bentuk ikut menjalankan kegiatan usaha," katanya.

Di tengah tantangan ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik dan konflik di sejumlah kawasan dunia, Mendag Busan mengatakan pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan usaha dalam negeri, termasuk melalui pengembangan waralaba.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement