AALI
9350
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
730
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3170
AGAR
322
AGII
2240
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1160
AKSI
270
ALDO
750
ALKA
294
ALMI
300
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.51
0.4%
+2.15
IHSG
7103.58
0.15%
+10.31
LQ45
1009.34
0.35%
+3.55
HSI
19938.56
-0.51%
-102.30
N225
28864.25
-0.03%
-7.53
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Mendag Kukuhkan Posisi Indonesia Sebagai Pemain Besar Fashion

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Jum'at, 12 November 2021 07:10 WIB
Muhammad Lutfi, menyampaikan kegiatan Embracing Jakarta Muslim Fashion Week akan semakin memperkenalkan posisi Indonesia sebagai pusat busana muslim dunia. 
Mendag Kukuhkan Posisi Indonesia Sebagai Pemain Besar Fashion. (Foto: MNC Media)
Mendag Kukuhkan Posisi Indonesia Sebagai Pemain Besar Fashion. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, menyampaikan kegiatan Embracing Jakarta Muslim Fashion Week yang akan digelar pada 18 November 2021 mendatang akan semakin memperkenalkan posisi Indonesia sebagai pusat busana muslim dunia. 

Dia menilai industri fesyen muslim Indonesia yang terus tumbuh pesat semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain besar di industri fesyen muslim global. 

"Kami ingin bersama-sama memotret kekuatan pasar fesyen muslim Indonesia agar dapat diekstensifkan menjadi pilar ekonomi Indonesia di masa depan. Tugas Kementerian Perdagangan adalah sebagai agregator semua pemangku kepentingan untuk menciptakan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia," ujar Mendag dalam konferensi pers Kick-Off Embracing Jakarta Muslim Fashion Week, Kamis (11/11/2021).

Mendag melanjutkan, Kementerian Perdagangan memiliki tugas untuk menyatukan para pemangku kepentingan seperti pelaku usaha, industri, akademisi, asosiasi, hingga desainer agar dapat berkolaborasi untuk mengukuhkan kekuatan pasar fesyen muslim Indonesia. 

Menurut dia, urgensi membangun ekosistem industri fesyen muslim lokal adalah mendukung pelaku usaha fesyen muslim Indonesia, yang sekitar 90% merupakan usaha kecil dan menengah (UKM), untuk mendapatkan daya tawar yang lebih baik di pasar global. 

"UKM sulit bersaing di pasar internasional jika berjalan sendiri-sendiri. Untuk itu, kami ingin mengumpulkan semua pemangku kepentingan dalam satu naungan ekosistem, sehingga Indonesia memiliki daya tawar yang lebih baik dalam hal ekspor," ungkapnya. 

The State of Global Islamic Economic menyatakan, konsumsi industri fesyen muslim di Indonesia mencapai USD21 miliar dan pertumbuhan rata-rata 18,2% per tahun. Hal ini menjadikan pasar fesyen muslim Indonesia sebagai yang terbesar kelima di dunia setelah Iran, Turki, Arab Saudi dan Pakistan. 

"Ini memperlihatkan kalau Indonesia memiliki peran penting sebagai konsumen fesyen muslim dan punya prospek yang besar dalam mendominasi distribusi produk fesyen muslim secara global," kata Mendag.

Embracing Jakarta Muslim Fashion Week merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Acara ini akan dilaksanakan di Aguatic Stadium Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (18/11) mendatang. 

Embracing Jakarta Muslim Fashion Week akan menampilkan peragaan busana dari 39 merek fesyen muslim Indonesia. Selain itu, akan ada booth dan mini showcase dari beberapa merek kosmetik Indonesia yang bersertifikasi halal, di antaranya PT Mustika Ratu, Tbk dan Wardah. Keduanya menjadi pendukung acara sebagai official make up & hairdo pada fashion parade. 

Wakil Ketua Komite Promosi Fesyen Muslim Nasional Anne Patricia Sutanto mengatakan, Embracing Jakarta Muslim Fashion Week adalah sebuah upaya inisiasi untuk merangkul semua pihak yang menunjang sektor fesyen muslim. 

"Kami ingin agar ekosistem yang terbangun dapat menunjang Indonesia menjadi jagoan di lokal dan internasional. Tren ini harus dimulai oleh Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar dunia," tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD