AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Meninggal Akibat Omicron, Dua Pasien Covid-19 Punya Komorbid

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Sabtu, 22 Januari 2022 20:46 WIB
Dua orang dinyatakan meninggal dunia usai terpapar Covid-19 varian Omicron. Keduanya menjadi orang pertama yang meninggal akibar varian baru tersebut di RI.
Meninggal Akibat Omicron, Dua Pasien Covid-19 Punya Komorbid. (Foto: MNC Media)
Meninggal Akibat Omicron, Dua Pasien Covid-19 Punya Komorbid. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dua orang dinyatakan meninggal dunia usai terpapar Covid-19 varian Omicron. Keduanya menjadi orang pertama yang meninggal akibar varian baru tersebut di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan penyebab kematian dua pasien Omicron. Menurutnya, keduanya punya riwayat kesehatan yang berbeda.

"Pasien Omicron yang meninggal punya komorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi, salah satunya bahkan belum divaksin Covid-19," kata Siti Nadia melalui pesan singkat ke MNC Portal, Sabtu (22/1/2022).

Namun, status kesehatan tersebut tidak jelas ditujukan untuk pasien meninggal yang mana. Ya, dalam pernyataan resmi Kemenkes, dua pasien Omicron yang meninggal berada di dua rumah sakit berbeda.

Satu pasien adalah transmisi lokal dan dirawat di RS Sari Asih Ciputat, sementara satu pasien meninggal lainnya dirawat di RSPI Sulianti Saroso yang merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Pada hari ini tercatat 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, 627 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal akibat terpapar virus Corona. 

Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia. Di mana sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan dua orang pasien paparan Omicron di Indonesia dinyatakan meninggal dunia. Hal ini menjadi yang pertama di mana virus tersebut menyebabkan akibat yang fatal terhadap manusia.

"Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso," ucap Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Sabtu (22/1/2022). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD