AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Menkes Budi Sebut Cuma 3 Persen Obat-Obatan RI yang Diproduksi Lokal

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 17 Juni 2021 14:44 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan obat yang diproduksi di dalam negeri hanya 3 persen sedangkan sebanyak 97 persen didapat dari impor.
MNC Media
MNC Media

IDXChannel - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan obat yang diproduksi di dalam negeri hanya 3 persen sedangkan sebanyak 97 persen didapat dari impor. Tak hanya itu, dari 10 bahan baku obat terbesar, Indonesia hanya mampu memproduksi dua jenis obat yakni clopidogrel dan paracetamol.  Sementara sisanya masih impor.

Mengutip program 1st Session Closing Market IDX Channel, Kamis (17/6/2021), selain obat nyatanya alat kesehatan pun bernasib sama. Sampai saat ini sebanyak 358 jenis produk alat kesehatan sudah diproduksi di dalam negeri, dan terdata dalam sistem registrasi alat kesehatan Kemenkes. 

Sementara itu, berdasarkan e-katalog 2019-2020  tercatat dari 496 jenis alkes yang ditransaksikan, dan sebanyak 152 jenis alkes sudah mampu diproduksi di dalam negeri.

Kemenkes berupaya untuk mengurangi ketergantungan impor tersebut dengan memastikan regulasi yang pro pada produksi dalam negeri dan segera melakukan penghitungan tingkat komponen dalam negeri alkes dan menjadikan TKDN sebagai syarat utama dalam e-katalog  serta melakukan promosi terutama ke Kementerian dan Lembaga Pemerintah Pusat maupun daerah untuk memprioritaskan pembelian dalam negeri.

Sedangkan untuk target jangka pendek, pihaknya akan mengalihkan 5.462 alkes impor dengan produk yang sudah di produksi didalam negeri dari 40.243 item , dengan nilai Rp6,5 triliun. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD