Wright mengatakan Asia merupakan wilayah yang paling terdampak oleh guncangan pasar tersebut, sehingga memasok minyak ke kilang-kilang di kawasan itu menjadi prioritas bagi pemerintah AS.
“Kami ingin mengalirkan minyak ke kilang-kilang di Asia dan meminimalkan penurunan aktivitas pengilangan,” ujarnya.
Wright juga mengatakan kondisi Venezuela kini jauh lebih baik dibanding beberapa bulan lalu, setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan pengambilalihan ekspor minyak negara anggota OPEC tersebut oleh AS. Sejauh ini sekitar 200.000 barel per hari produksi minyak mentah telah berhasil dipulihkan.
Setelah melakukan perjalanan ke Caracas bulan lalu dan bertemu dengan presiden sementara Delcy Rodriguez serta mengunjungi ladang minyak, Wright mengatakan bahwa Venezuela pada akhirnya akan menggelar pemilihan umum, meskipun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
(NIA DEVIYANA)